Beiersdorf Indonesia Memastikan Proses Produksi Hansaplast Berstandar Halal

Talkshow PT Beiersdorf Indonesia di Malang.
Sumber :
  • Istimewa

Malang, VIVA Jatim-PT Beiersdorf Indonesia memastikan tahapan produksi produk Hansaplast sesuai dengan standar halal. Beiersdorf juga menegaskan standad kebersihan dan pengendalian mutu dilakukan secara ketat.

img_title Kebutuhan Perlindungan Kesehatan Kian Komprehensif, Sequis Luncurkan Sequis Careln

BU Health Care Director PT Beiersdorf Indonesia, Vivilya Lukman memandang sertifikasi halal pada Hansaplast merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan kepada konsumen, khususnya di Indonesia yang mayoritas beragama Islam. Oleh karena itu, standar halal sangat penting diperhatikan, mulai dari pemilihan bahan baku, pengelolaan pemasok, hingga proses manufaktur.

"Jadi sudah melalui verifikasi yang ketat, tanpa mengesampingkan kualitas dan standar medis yang menjadi kekuatan Hansaplast," ujarnya dalam Media Experience & Factory Tour, di Fasilitas PT Beiersdorf Indonesia, Malang, Jawa Timur, kemarin.

img_title Heroes Push Bike Championship Perdana Diserbu 600 Rider, Peserta Datang dari Empat Negara

Vivilya menambahkan bahwa komitmen ini sekaligus menegaskan posisi Hansaplast sebagai merek perawatan luka No.1 di Indonesia yang terus berinovasi, memenuhi standar halal, dan relevan dengan kebutuhan konsumen.

Sementara itu, Production Director Beiersdorf Indonesia, Abhishek Badodekar, menegaskan bahwa kekuatan produk kesehatan terletak pada kesiapan sistem manufaktur dan konsistensi penerapan standar di seluruh proses produksi. Bagi Beiersdorf, standar medis bukan sekadar patokan kualitas, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya kerja sehari-hari di pabrik.

img_title Kembangkan Layanan Berbasis AI, RS Korpri Pura Raharja Kerjasama dengan RS CKU St. Mary's Internasional Korsel

"Hansaplast memastikan kesiapan fasilitas dan kapabilitas tim produksi, serta keterbukaan proses yang kami jalankan konsisten untuk memastikan produk perawatan luka kami andal dan aman digunakan masyarakat,” tutur Abhishek.

Deputi Bidang Kemitraan dan Standarisasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Abd. Syakur mengatakan penerapan JPH pada alat kesehatan merupakan bagian dari sistem jaminan yang memastikan kehalalan produk secara menyeluruh. Menurutnya sertifikasi halal dilakukan melalui proses verifikasi yang mencakup bahan, proses produksi, hingga fasilitas yang digunakan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Hal ini bertujuan memberikan kepastian dan perlindungan bagi masyarakat dalam menggunakan produk kesehatan,” katanya.

Sejalan dengan itu, dokter Farhan Zubedi menekankan bahwa sertifikasi halal memiliki peran penting bagi masyarakat Muslim yang sedang mengalami luka.

“Kepastian halal pada produk perawatan luka memberikan ketenangan bagi umat Muslim, sehingga mereka tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman tanpa rasa ragu,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title