Dorong Daya Tahan Tubuh Selama Ramadan, Anlene Distribusikan 10 Ribu Paket Anlene Habbatussaudah
- Istimewa
Blitar, VIVA Jatim-Anlene mendistribusikan 10 ribu paket Anlene Habbatussaudah jelang memasuki bulan ramadan. Hal ini dilakukan sebagai upaya mendorong kesehatan tulang dan daya tahan tubuh selama Ramadan.
Inisiatif ini dilaksanakan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur dalam kegiatan NUCONOMICS Festival 2026 di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar pada tanggal 5-7 Februari 2026, yang menjadi bagian dari peringatan Harlah 100 Tahun Nahdlatul Ulama.
Presiden Direktur Fonterra Brands Manufacturing Indonesia, Yauwanan Wigneswaran mengatakan selama Ramadan, masyarakat menjalani aktivitas dan rangkaian ibadah yang lebih padat. Sehingga pemenuhan asupan nutrisi yang tepat menjadi penting untuk menjaga kesiapan fisik.
"Untuk mendukung masyarakat agar tetap menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, dan daya tahan tubuh selama bulan Ramadan, tahun ini, Anlene berinisiatif berbagi nutrisi melalui distribusi 10.000 paket Anlene Habbatussauda melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 13 Februari 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, KH. Noor Shodiq Askandar mengapresiasi kolaborasi dengan Anlene melalui inisiatif berbagi nutrisi Anlene Habbatussauda untuk membantu masyarakat menjaga kesehatan serta tetap aktif dan produktif selama menjalani ibadah dan aktivitas di bulan Ramadan.
"Ini sejalan dengan komitmen Nahdlatul Ulama Jawa Timur dalam mendorong pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat dan terdapat dalam pilar keempat NU, yaitu penguatan kesehatan dan layanan sosial," katanya.
Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), Dr. dr. Tirza Z. Tamin, Sp.KFR, M.S(K), FIPM(USG) menyampaikan menyambut Ramadan bukan hanya soal kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik. Menurutnya menjaga kesehatan tulang, sendi, otot, serta daya tahan tubuh sangat penting agar ibadah Ramadan dapat dijalani dengan optimal.
"Beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan antara lain memenuhi kebutuhan nutrisi seimbang saat sahur dan berbuka, menjaga kecukupan cairan tubuh, memastikan waktu tidur yang cukup, serta tetap melakukan aktivitas fisik ringan," katanya.
Ia melanjutkan penerapan gaya hidup sehat selama Ramadan perlu dilakukan secara konsisten dan sesuai anjuran. Masyarakat dianjurkan untuk tetap aktif bergerak selama Ramadan, dengan total 150-300 menit aktivitas fisik intensitas sedang atau 75-150 menit aktivitas intensitas berat per minggu. Namun itu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.