EV Polytron Salip Penjualan Mobil Listrik Asal Jepang dan Korea di Indonesia

Mobil listrik Polytron
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim – Pendatang baru di industri otomotif nasional, Polytron, mulai menunjukkan taringnya di pasar kendaraan listrik Indonesia. Melalui mobil listrik perdananya, perusahaan elektronik asal Indonesia itu mampu mencatatkan penjualan yang mengejutkan, bahkan melampaui sejumlah merek otomotif global dari Jepang dan Korea Selatan.

img_title Maxus Perkuat Layanan Kendaraan Listrik Premium di Malang

Kehadiran mobil listrik Polytron menjadi warna baru di tengah persaingan pasar kendaraan listrik yang selama ini didominasi oleh produsen otomotif luar negeri. Meski baru masuk ke segmen ini, Polytron berhasil menarik perhatian konsumen domestik.

Berdasarkan data penjualan wholesales yang dirilis oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang tahun 2025 Polytron berhasil mendistribusikan 455 unit mobil listrik ke jaringan dealer di seluruh Indonesia.

img_title Hadirkan Suku Cadang Alternatif Toyota, T-OPT Optimis Dipercaya Pasar

"Model yang dipasarkan baru dua varian, yakni G3 dan G3+. Keduanya merupakan hasil kerjasama dengan produsen asal China, Skyworth., dan Model ini bermain di segmen sport utility vehicle (SUV) listrik. Kehadiran Polytron G3 dan G3+ di pasar Indonesia dimulai pada Mei 2025," tulis Gaikindo dilihat Viva Jatim, Sabtu, 7 Maret 2026.

Sementara dari sisi penjualan retail atau penjualan dari dealer langsung ke konsumen, mobil listrik Polytron tercatat terjual sebanyak 353 unit sepanjang tahun yang sama.

img_title Bertemu Menteri Jepang, Menko Muhaimin Dorong Bonus Demografi Indonesia Tembus Pasar Global

Capaian tersebut membuat Polytron berhasil menyalip sejumlah merek otomotif global dalam hal distribusi wholesales. Bahkan beberapa merek dari Jepang dan Korea Selatan yang telah lebih dulu dikenal di Indonesia, tercatat berada di bawah angka penjualan Polytron.

Hal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri kendaraan listrik nasional. Kehadiran merek lokal yang mampu bersaing dengan produsen otomotif internasional menunjukkan bahwa pasar mobil listrik di Indonesia semakin terbuka bagi pemain baru.

Memasuki tahun 2026, Polytron masih menjaga momentum penjualannya. Pada awal tahun ini, perusahaan tersebut mencatat distribusi wholesales sebanyak 82 unit kendaraan listrik.

Sementara itu, penjualan retail pada periode yang sama tercatat mencapai 12 unit kendaraan yang telah sampai ke tangan konsumen.

Berdasarkan data wholesales tersebut, Polytron menempati peringkat ke-25 dalam daftar mobil terlaris di Indonesia. Posisi ini menempatkan Polytron di atas sejumlah merek otomotif global seperti DFSK, Citroen, BAIC, Lexus, Ford, Mini, Changan, Nissan, Subaru, Volkswagen hingga Audi.

Halaman Selanjutnya
img_title