Tips Menjaga Pola Makan Seimbang saat Lebaran Menurut Ahli Gizi Unair

Aneka kue lebaran
Sumber :
  • Viva.co.id

Surabaya, VIVA Jatim-Momen Lebaran identik dengan berbagai hidangan khas seperti rendang, opor, hingga aneka kue kering. Namun, makanan tersebut umumnya mengandung kalori, lemak, dan gula yang cukup tinggi sehingga untuk mengkonsumsinya perlu kehati-hatian agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan.

img_title Mengapa Mengecek Asal Sumber Susu dalam Sebuah Produk Susu Formula Anak Penting? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Anak

Dosen Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) Lailatul Muniroh memberikan tips bagaimana masyarakat tetap dapat menikmati hidangan khas Lebaran namun masih dalam batas aman. Menurutnya tak ada yang melarang selama mampu mengatur porsi dan frekuensi konsumsi.

Dalam perspektif ilmu gizi, Lailatul menekankan bahwa makanan Lebaran yang aman dan seimbang tetap perlu mengikuti prinsip “isi piringku.” Prinsip tersebut menekankan keseimbangan antara karbohidrat, protein, sayur, buah, serta kecukupan cairan dalam satu kali makan.

img_title 2.400 Peserta Meriahkan Korem 084/Bhaskara Jaya Fest, Brigjen Kohir: Momentum Pererat TNI dan Rakyat

Ia menjelaskan bahwa sumber karbohidrat dapat berasal dari ketupat atau nasi. Sementara sumber protein dapat berupa daging, ayam, atau telur. Di sisi lain, sayur dan buah berperan penting dalam memenuhi kebutuhan serat, vitamin, serta mineral yang tubuh perlukan.

“Seringkali masyarakat terlalu fokus pada makanan bersantan atau kue manis saat Lebaran, sementara konsumsi sayur dan buah justru berkurang. Padahal kedua jenis makanan tersebut penting untuk membantu pencernaan sekaligus menjaga keseimbangan gizi,” jelasnya.

img_title HLL Wellness Center Resmi Hadir di Surabaya, Usung Konsep One-Stop Reverse Aging Therapy

Lailatul juga mengingatkan bahwa mengkonsumsi makanan Lebaran secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan. Risiko tersebut antara lain kenaikan berat badan, peningkatan kadar kolesterol, gangguan pencernaan seperti kembung atau mual, hingga lonjakan gula darah terutama bagi penderita diabetes.

“Kue kering yang tinggi gula juga dapat meningkatkan asupan kalori tanpa memberikan rasa kenyang yang cukup. Oleh karena itu, masyarakat perlu tetap memperhatikan pola makan selama momen silaturahmi Lebaran,” imbuhnya.

Ia menyarankan agar masyarakat mengutamakan makanan utama sebelum mencicipi kue kering, memperbanyak konsumsi sayur dan buah, serta membatasi makanan bersantan dan berlemak. Selain itu, mencukupi kebutuhan air putih dan menghindari makan berlebihan saat berkunjung ke beberapa rumah juga dapat membantu menjaga kesehatan.

“Menikmati hidangan khas Lebaran tentu diperbolehkan, tetapi yang perlu diingat adalah menjaga keseimbangan dan tidak berlebihan. Silaturahmi jalan, hidup sehat harus,” pungkasnya.