Jumlah Penumpang Bandara Juanda Kuartal I 2026 Naik 4 Persen
- Ahaddiini HM
Sidoarjo, VIVA Jatim-Bandara Internasional Juanda mencatat tren positif pada Kuartal I 2026. Jumlah penumpang yang melintasi bandara kebanggaan Jawa Timur ini naik 4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada awal tahun.
Berdasarkan data yang dirilis manajemen, sepanjang Januari hingga Maret 2026 tercatat sebanyak 3.229.205 penumpang melakukan perjalanan melalui Bandara Juanda. Angka tersebut naik dari capaian Kuartal I 2025 yang membukukan 3.112.577 penumpang.
Kenaikan tidak hanya terjadi pada jumlah penumpang. Pergerakan pesawat juga menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 7 persen. Total ada 22.706 pergerakan pesawat sepanjang tiga bulan pertama 2026, meningkat dibanding 21.169 pergerakan pada periode yang sama tahun lalu.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, membenarkan tren kenaikan tersebut.
"Pada 3 bulan tahun 2026 jumlah penumpang di Bandara Internasional Juanda meningkat 4%, diikuti dengan peningkatan jumlah pesawat sebanyak 7%," ujarnya Selasa 14 April 2026.
Untuk rute domestik, tiga destinasi terfavorit masih dipegang Jakarta, Bali, dan Makassar. Ketiga kota ini konsisten menjadi pilihan utama penumpang baik untuk keperluan bisnis maupun wisata.
Sementara untuk rute internasional, Kuala Lumpur, Singapura, dan Jeddah mendominasi sebagai tujuan dengan trafik tertinggi.
Tohir menyebut capaian ini tidak lepas dari kerja sama erat seluruh stakeholder bandara. Sinergi antara pengelola bandara, maskapai, ground handling, hingga otoritas terkait dinilai berhasil menjaga kualitas layanan dan memastikan operasional berjalan lancar, terutama di tengah peningkatan trafik.
Manajemen Bandara Juanda menegaskan komitmennya untuk mempertahankan tren positif ini. Berbagai upaya penguatan layanan terus dilakukan, mulai dari optimalisasi fasilitas, peningkatan ketepatan waktu penerbangan, hingga kolaborasi lebih intensif dengan maskapai dan mitra bandara.
"Peningkatan penumpang ini merupakan sinyal positif di awal tahun 2026. Kami akan terus memastikan perjalanan udara yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa," tutup Tohir.