Ketua TP PKK Trenggalek Luncurkan Buku 'Bising dan Hening' Peringati Hari Kartini

Ketua TP PKK Trenggalek, Novita Hardini (Merah).
Sumber :
  • Madchan Jazuli

Trenggalek, VIVA Jatim-Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek sekaligus Anggota DPR RI terpilih Dapil VII Jawa Timur, Novita Hardini meluncurkan buku berjudul 'Bising dan Hening' dalam perhelatan TGX Women Summit' di Gedung Bioskop NSC Trenggalek. Buki ini sebagai wujud semangat perjuangan Kartini di masa kini.

img_title Pemkab Trenggalek Siapkan Spot Nobar Piala Dunia 2026 di Halaman Dispora

Kegiatan peluncuran buku ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini yang jatuh setiap tanggal 21 April. Buku 'Bising dan Hening' merangkum fragmen perjalanan hidup sejumlah perempuan yang berhasil bangkit dan melewati berbagai ujian berat dalam hidup mereka.

Perempuan yang juga pendiri UPRINTIS Indonesia, menyatakan bahwa kehadiran buku ini bertujuan memberikan stimulasi kreatif bagi generasi muda, khususnya perempuan. Sebagai wakil rakyat yang akan bertugas di Komisi VII DPR RI, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk mewadahi potensi kreatif di daerahnya.

img_title Pemkab Trenggalek Terbantu Adanya TMMD di Trenggalek: Menghemat Anggaran Pembangunan

"Karena saya anak muda dan saya adalah perempuan yang kebetulan mendapatkan amanah di Komisi VII, sehingga saya harus menyalakan stimulasi-stimulasi yang kreatif bagi anak-anak muda kita," ujar Novita Hardini dikutip VIVA Jatim, Selasa, 21 April 2026.

Ia menjelaskan buku tersebut merupakan simulasi bagi kaum perempuan agar berani menuangkan gagasan dan perjuangan hidup ke dalam bentuk karya tulis. Menurutnya, tulisan dapat menjadi memoar sekaligus saluran komunikasi untuk hal-hal yang selama ini sulit diungkapkan secara lisan.

img_title Terpukau Bupati Mas Ipin saat Menonton Trenggalek Menari

Lebih lanjut, Novita menekankan kekuatan terbesar dalam menghadapi masalah berasal dari dalam diri sendiri. Ia berharap buku ini dapat menjadi cermin bagi para penulisnya di masa depan.

"Pesan yang ingin saya sampaikan pada buku ini bahwa terkadang dalam hidup yang mampu menasihati diri kita adalah diri kita sendiri," tandasnya.

Ia menambahkan, ketika seseorang membaca kembali tulisannya dua atau lima tahun mendatang, tulisan tersebut diharapkan mampu menjadi nasihat terbaik bagi diri mereka di masa depan.

Selain literasi, ajang 'TGX Women Summit' juga menjadi panggung bagi geliat ekonomi kreatif di Trenggalek. Dalam acara tersebut, ditayangkan pula karya sineas muda berbakat lokal, berupa satu film dokumenter dan satu film animasi.

Halaman Selanjutnya
img_title