Waspada Penyakit Jengger Ayam, Periksa Kesehatan Kelamin Sebelum Terlambat
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim-Kesadaran memeriksa kesehatan organ intim perlu ditingkatkan agar berbagai penyakit pada area kelamin bisa dideteksi lebih awal sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah kutil kelamin atau yang di masyarakat dikenal dengan istilah 'penyakit jengger ayam'.
Penyakit yang dalam istilah medis disebut condyloma acuminata ini merupakan salah satu infeksi menular seksual (IMS) akibat infeksi Human Papillomavirus (HPV).
Julukan 'jengger ayam' muncul karena bentuk kutil yang menyerupai tonjolan kecil berkelompok pada area genital.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Klinik Utama Althea Vita, dr Marissa Gondo Suwito SpDVE mengatakan, masih banyak masyarakat yang terlambat melakukan pemeriksaan karena rasa malu atau minimnya pemahaman mengenai kesehatan daerah pribadi.
“Banyak pasien datang dalam kondisi yang sudah cukup parah karena kurangnya edukasi dan rasa enggan untuk memeriksakan diri. Padahal, jika ditangani sejak awal, kutil kelamin dapat diatasi dengan lebih efektif dan risiko komplikasi bisa diminimalkan,” jelas dr Marissa, Kamis, 21 Mei 2026.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan kelamin secara berkala menjadi langkah penting agar penyakit dapat diketahui lebih dini sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan optimal.
Selain pengobatan, pencegahan juga menjadi langkah utama untuk menekan risiko penularan penyakit jengger ayam. Beberapa upaya yang dapat dilakukan antara lain menjaga kebersihan area genital, setia pada satu pasangan, menggunakan pelindung saat berhubungan seksual, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.
Klinik Utama Althea Vita yang mengusung konsep Private, Friendly, dan Expert juga terus mendorong edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi dan tidak menunda konsultasi medis ketika menemukan keluhan pada area pribadi.
Dalam penanganan kutil kelamin, Althea Vita menggunakan metode laser CO₂ yang dinilai memiliki presisi tinggi dalam mengangkat jaringan kutil tanpa merusak kulit sehat di sekitarnya. Metode ini juga memiliki sejumlah keunggulan seperti luka lebih cepat kering, rasa nyeri yang minimal, serta risiko bekas luka yang lebih kecil.
Selain tindakan penghilangan kutil, pasien juga dianjurkan menjalani pemeriksaan HPV genotyping untuk mendeteksi kemungkinan adanya tipe HPV berisiko tinggi yang dapat memicu komplikasi lebih serius.