Gerakan Tanam Serentak, SGN Berkomitmen Dukung Hilirisasi Perkebunan
- Istimewa
Subang, VIVA Jatim-PT Sinergi Gula Nusantara (PT SGN) ikut mendukung Gerakan Tanam Serentak yang dilaksanakan di berbagai sentra komoditas perkebunan di Indonesia digelar, Rabu, 3 Juni 2026. Hal ini bentuk dukungan SGN terhadap program nasional hilirisasi komoditas strategis perkebunan.
Program ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan salah satu Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yaitu mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, dan ekonomi.
Melalui program hilirisasi komoditas strategis perkebunan, pemerintah berupaya meningkatkan nilai tambah hasil perkebunan dan menciptakan lapangan kerja. Di samping itu juga demi meningkatkan pendapatan petani, mengurangi kemiskinan, menekan ketergantungan impor, meningkatkan ekspor, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
Adapun komoditas perkebunan yang menjadi fokus hilirisasi antara lain tebu, kelapa, kopi, kakao, jambu mete, lada, dan pala yang tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.
Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Ali Jamil menegaskan bahwa hilirisasi perkebunan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing sektor perkebunan nasional sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.
"Kegiatan tanam serentak ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program hilirisasi perkebunan dan mempercepat terwujudnya swasembada pangan serta kemandirian ekonomi bangsa," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya pengembangan komoditas tebu sebagai salah satu komoditas unggulan nasional.
SGN, katanya, siap berperan aktif dalam mendukung hilirisasi industri tebu nasional melalui peningkatan produktivitas. Selain itu juga penguatan kemitraan dengan petani, serta pengembangan industri gula yang berdaya saing.
"Gerakan tanam serentak ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung terwujudnya swasembada gula nasional," ungkap Mahmudi.
Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan program hilirisasi komoditas perkebunan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani, pertumbuhan industri berbasis perkebunan, serta memperkuat kontribusi sektor perkebunan terhadap perekonomian Indonesia.
Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengapresi sinergi yang terjalin antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan petani dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan yang berkelanjutan.