Pameran EastFood 2026 di Surabaya Hadirkan Kompetisi Memasak 8 Kategori
- Mokhamad Dofir
“Industri makanan dan minuman menjadi sektor dengan jumlah pelaku usaha dan tenaga kerja terbesar di Jawa Timur. Karena itu, pameran ini diyakini memberikan dampak positif tidak hanya bagi Jawa Timur, tetapi juga kawasan Indonesia timur,” ujarnya.
Senada, Kabid Pemasaran Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Haryo Bimo Bramantyo, menilai EastFood menjadi sarana penting bagi UMKM untuk naik kelas.
Menurut Haryo, dari sekitar 4,5 juta UMKM di Jawa Timur, sebanyak 99 persen masih didominasi usaha mikro. Karena itu, kehadiran pameran seperti EastFood dinilai mampu membuka akses pasar, memperluas jejaring bisnis, dan mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli potensial.
“Event seperti ini dapat menjadi game changer bagi UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas pasar,” katanya.
Business Development Director Indonesian Packaging Federation, Ariana Susanti menambahkan, perkembangan teknologi pengemasan membuka peluang baru bagi pelaku usaha, khususnya UMKM dan startup.
Menurutnya, kemajuan teknologi digital memungkinkan pelaku usaha memproduksi kemasan dalam skala kecil sehingga lebih fleksibel dalam menghadirkan inovasi produk.
“Teknologi pengemasan berkembang sangat cepat dan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas, keamanan, serta nilai tambah produk hingga sampai ke tangan konsumen,” ujarnya.
Ariana melanjutkan, pihaknya akan menggelar seminar gratis mengenai inovasi pengemasan berkelanjutan dan ekonomi sirkular pada 1 Juli 2026 dalam rangkaian AllPack Surabaya.
Di kesempatan yang sama, Pengurus Bidang Kerja Sama Luar Negeri Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia, Iwan Winardi, menilai penyelenggaraan EastFood dan AllPack Surabaya mampu memperkuat rantai pasok industri makanan dan minuman dari hulu hingga hilir.
Menurut dia, teknologi pengolahan dan pengemasan menjadi faktor penting dalam mengurangi potensi kerusakan produk pangan sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru.
“Pameran ini memberikan inspirasi bagi pelaku usaha untuk menciptakan inovasi produk dan mendorong tumbuhnya generasi wirausaha baru,” katanya.
Dukungan juga datang dari Wakil Kepala Bidang Program dan Acara Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia, Andre Setiawan.
Ia mengatakan sektor kuliner merupakan salah satu penggerak utama perekonomian nasional. Melalui kolaborasi dengan Krista Exhibitions, APKRINDO berharap EastFood dapat memperkuat ekosistem usaha kafe dan restoran di Jawa Timur.