EastFood 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pemerintah Harap UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

Pembukaan pameran EastFood 2026 di Surabaya
Sumber :
  • Mokhamad Dofir

Surabaya, VIVA Jatim-Pameran EastFood Indonesia 2026 resmi dibuka di Grand City, Surabaya, Kamis, 18 Juni 2026. Penyelenggaraan ajang tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tidak hanya mempromosikan produknya, tetapi juga masuk ke dalam rantai pasok industri dan memperluas pasar hingga ekspor.

img_title Wagub Emil Sebut 600-an Desa di Jatim Masih Susah Sinyal

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Timur, Endy Alim Abdi Nusa mengatakan, pameran tersebut menjadi momentum penting untuk mempertemukan pelaku industri, UMKM dan pelaku ekonomi kreatif dalam satu ekosistem.

Karena menurutnya, Jawa Timur memiliki potensi besar di sektor pangan dengan sejumlah komoditas unggulan seperti jagung, tebu, daging, dan susu sebagai penyumbang produktivutas terbesar secara nasional.

img_title KI Jatim Menangkan Warga, Pemkot Diminta Buka Data SK Re-Planning

"Harapan kami, UMKM tidak hanya dilibatkan sebagai pelengkap atau untuk konsumsi saja, tetapi juga bisa menjadi bagian dari rantai pasok industri," kata Endy di lokasi pameran.

Ia menjelaskan, pengolahan bahan pangan menjadi produk bernilai tambah menjadi kunci peningkatan daya saing UMKM. Produk yang sebelumnya dijual dalam bentuk mentah dapat diolah menjadi makanan siap saji atau produk turunan lain yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

img_title Selama 9 Hari Gerakkan Ekonomi Lokal, Transaksi Petronite Fest 2026 Capai Rp14,4 miliar

Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjut Endy, terus mendorong peningkatan kapasitas UMKM melalui berbagai pelatihan dan pendampingan, termasuk terkait pengolahan produk, perizinan, hingga sertifikasi untuk kebutuhan ekspor.

"Persoalan utama UMKM untuk menembus pasar ekspor masih berkaitan dengan perizinan dan sertifikasi, seperti HACCP, yang prosesnya cukup panjang. Kami terus berkolaborasi dengan bea cukai dan dinas terkait agar pelaku usaha bisa lebih mudah mengakses pasar internasional," lanjutnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah UMKM di Jawa Timur mencapai sekitar 4,5 juta unit usaha. Namun, jumlah pelaku UMKM yang mampu naik kelas dan menembus pasar ekspor masih relatif kecil sehingga dengan adanya pameran ini dirinya berharap peluang ekspor bagi usaha kecil semakin terbuka lebar.

Sementara Owner Krista Exhibitions, Daud D Salim menambahkan, EastFood Indonesia tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-16 yang kembali digelar di Surabaya.

Halaman Selanjutnya
img_title