Hore! KONI Jatim Kukuhkan Olah Raga Domino sebagai Cabor Baru
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur secara resmi mengukuhkan Pengurus Provinsi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Jatim sebagai anggota. Keputusan itu disambut penuh rasa syukur oleh Ketua Harian ORADO Jatim, Mulyadi.
Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jatim tahun 2026 yang digelar di Gedung Graha Widya Bhakti STIESIA, Jalan Menur Pumpungan Nomor 30, Sukolilo, Surabaya, pada Rabu, 24 Juni 2026.
Mulyadi menyatakan, pengakuan resmi sebagai anggota KONI di tingkat provinsi ini menjadi momentum penting bagi perjalanan ORADO yang saat ini tengah berkembang pesat secara nasional.
Ia menilai, pengakuan tersebut akan menjadi pijakan kuat bagi organisasi untuk melangkah lebih jauh. "Pengakuan ini akan menjadi pijakan bagi ORADO untuk memperkuat pembinaan atlet, memperluas struktur organisasi, serta meningkatkan kualitas kompetisi di berbagai daerah," ujarnya.
Dengan masuknya domino ke dalam naungan KONI, Mulyadi bertekad untuk mengubah stigma masyarakat terhadap permainan ini agar lebih profesional dan berorientasi pada prestasi. "Kami ingin membangun domino bukan sekadar permainan masyarakat,” tandas Mulyadi.
Sebagai tindak lanjut, ORADO Jatim akan langsung bergerak cepat memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten/kota. Langkah ini dinilai krusial sebagai bagian integral dari upaya pengembangan olah raga domino secara nasional di akar rumput.
Sebagai informasi, pengesahan ORADO di tingkat provinsi dilaksanakan menyusul keberhasilan di tingkat pusat bulan lalu. Sebelumnya, Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) telah lebih dulu disahkan secara resmi sebagai anggota KONI Pusat.
Pengesahan tersebut dilakukan dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2026 yang diselenggarakan di Pullman Jakarta Central Park, Kamis (21/5/2026).
Langkah berjenjang dari tingkat pusat hingga daerah ini memastikan bahwa domino kini memiliki payung hukum dan pembinaan olahraga yang jelas layaknya cabang olahraga prestasi lainnya di Indonesia.