Ribuan Gamer Meriahkan Kapolda Jatim Cup E-Sport 2026
- Humas Polda Jatim
Surabaya, VIVA Jatim-Sebanyak 3.665 gamer yang tergabung dalam 733 tim dari berbagai daerah di Jawa Timur memeriahkan Turnamen Mobile Legends Kapolda Jatim Cup E-Sport Competition 2026.
Antusiasme ribuan peserta ini menjadi bukti semakin berkembangnya ekosistem e-sport di Jawa Timur sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet berbakat menuju ajang nasional.
Turnamen yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 itu mencapai puncaknya pada Grand Final di Gedung Mahameru, Mapolda Jatim, Senin, 29 Juni 2026. Partai final mempertemukan tim asal Kota Batu dengan tim dari Kabupaten Jember. Setelah berlangsung sengit, tim Kota Batu sukses keluar sebagai juara.
Tak sekadar menjadi ajang adu strategi dan kemampuan bermain Mobile Legends, Kapolda Jatim Cup E-Sport Competition 2026 juga menjadi wadah pencarian bibit atlet e-sport yang dipersiapkan menuju Kapolri Cup E-Sport 2026. Turnamen ini sekaligus menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif.
Direktur Reserse Siber Polda Jatim Kombes Pol Bimo Ariyanto mengatakan e-sport kini menjadi ruang yang positif bagi anak muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sekaligus membangun karakter.
Menurutnya, turnamen ini tidak hanya mengejar gelar juara, tetapi juga bertujuan melahirkan atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu bersaing di level nasional.
"Kami ingin generasi muda memanfaatkan teknologi secara positif, menjunjung sportivitas, dan menjadi pelopor keamanan di ruang digital," ujar Bimo, Selasa, 30 Juni 2026.
Berdasarkan data PB ESI Jawa Timur, jumlah gamer di Jawa Timur mencapai sekitar 50 ribu orang. Mayoritas berusia sekitar 19 tahun, dengan 44 persen di antaranya memainkan Mobile Legends. Potensi besar tersebut dinilai perlu dibina secara berkelanjutan agar mampu menghasilkan prestasi.
Di sisi lain, Kombes Bimo juga mengingatkan para gamer dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai ancaman kejahatan siber, seperti penipuan daring, phishing, pencurian data pribadi, peretasan akun, penyebaran hoaks, judi online, hingga penyalahgunaan media sosial.
Melalui Kapolda Jatim Cup E-Sport Competition 2026, pihaknya mengharapkan akan lahir atlet-atlet e-sport berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur di tingkat nasional, sekaligus memperkuat kesadaran generasi muda untuk menjaga keamanan dan ketertiban, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.