Kerja Bareng DPRD, Disbudpar Jatim Gelar Festival Inovasi Publik

Festival Inovasi Produk Daya Tarik Wisata dalam rangka Pameran Kopi dan Ekonomi Kreatif 2026 di Lapangan Atletik Unesa.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Festival Inovasi Produk Daya Tarik Wisata dalam rangka Pameran Kopi dan Ekonomi Kreatif 2026 di Lapangan Atletik Unesa Surabaya menarik banyak pengunjung. Event ini menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemerintah, serta masyarakat dalam memperkenalkan beragam produk unggulan berbasis ekonomi kreatif.

img_title DPRD Jatim Dorong Perda P4GN Antisipasi Modus Baru Peredaran Narkoba

Festival yang mendapat dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur bersama DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut menghadirkan sedikitnya 20 tenant UMKM dari Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Berbagai produk lokal ditampilkan, mulai dari kopi khas Nusantara, cokelat, teh, makanan olahan, kebab, hingga aneka camilan yang menarik perhatian pengunjung.

Suasana festival semakin hidup dengan penampilan musik yang menghibur sepanjang hari. Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menikmati sajian kuliner, berbelanja produk lokal, hingga berdialog langsung dengan para pelaku usaha mengenai proses produksi dan keunggulan produk yang dipasarkan.

img_title Predikat WTP tak Cukup Jadi Ukuran Keberhasilan APBD Jatim

Mewakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afianasari, Kepala Bidang Pemasaran dan Kelembagaan Ekonomi Kreatif, Ali Afandi mengatakan penyelenggaraan Festival Inovasi Produk Daya Tarik Wisata merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama DPRD dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif.

Menurutnya, festival yang berlangsung dua hari pada 27-28 itu bukan sekadar menjadi ajang pameran, tetapi juga sarana membangun ekosistem yang mempertemukan pelaku usaha dengan pasar sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap potensi ekonomi kreatif yang dimiliki Jawa Timur.

img_title Dukung Usulan MUI, Fauzan Dorong Regulasi Anti-LGBT dari Pusat hingga Daerah

"Festival ini diharapkan mampu meningkatkan interaksi antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, para pelaku industri kreatif memiliki kesempatan memperluas jejaring sekaligus memperkuat daya saing produk yang mereka hasilkan," ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh produk yang ditampilkan merupakan hasil inovasi pelaku usaha daerah yang memiliki potensi untuk berkembang lebih luas. Kehadiran festival diharapkan dapat memperkuat posisi produk lokal sebagai bagian penting dalam mendukung sektor pariwisata Jawa Timur.

Ali Afandi juga mengapresiasi dukungan DPRD Provinsi Jawa Timur yang dinilai memiliki peran strategis dalam menghadirkan ruang promosi bagi pelaku UMKM. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan legislatif menjadi fondasi penting untuk menciptakan iklim usaha yang semakin kondusif.

Halaman Selanjutnya
img_title