Tujuh Seniman Muda Donasikan Lukisan ke RS Premier Surabaya, Diharapkan Jadi Terapi Healing
- Rachmad Fahrizal Tito
"Lukisan ini tentang kehidupan. Ada masa ketika kita merasa hidup berantakan, tetapi semuanya bisa kembali tenang. Saya ingin karya ini menginspirasi anak-anak agar tetap memiliki harapan," katanya.
Chief Operating Officer RS Premier Surabaya, dr. Ariawan Wangsa Seputra, M.Kes., mengapresiasi kepedulian para seniman muda tersebut.
"Kami menghargai apa yang sudah mereka lakukan. Karya-karya ini penting untuk memberikan inspirasi kepada pasien. Ketika ada lukisan yang indah dan menginspirasi, pasien akan merasa lebih senang dan tidak merasa sendirian," ujarnya.
Menurut Ariawan, seluruh lukisan akan dipasang di sejumlah area pelayanan dan ruang perawatan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan rumah sakit yang lebih nyaman dan mendukung proses penyembuhan pasien.
Dokter Spesialis Anak RS Premier Surabaya, dr. Deddy Iskandar, Sp.A., menilai seni dapat menjadi terapi sederhana untuk membantu anak-anak mengurangi kejenuhan selama menjalani perawatan.
"Kalau ada pasien baru masuk, sering kami berikan buku gambar dan alat menggambar supaya mereka tidak bosan. Karya-karya ini juga bisa menjadi inspirasi bahwa mereka pun bisa berkarya," katanya.
Dia berharap kehadiran lukisan-lukisan tersebut dapat mendorong anak lebih banyak beraktivitas kreatif dan mengurangi ketergantungan terhadap gawai selama dirawat di rumah sakit.