Revitalisasi KM Umsini Hampir Rampung, PT PAL Pasang Teknologi Kendali Berbasis PLC
- Rachmad Fahrizal Tito
Surabaya, VIVA Jatim-PT PAL Indonesia memastikan proses revitalisasi KM Umsini tidak sekadar memperbaiki kerusakan akibat kebakaran, tetapi juga menghadirkan peningkatan teknologi untuk meningkatkan keandalan operasional kapal.
Direktur Produksi PT PAL Indonesia, Diana Rosa, mengatakan salah satu pembaruan utama dilakukan pada sistem kendali kapal melalui penerapan Programmable Logic Controller (PLC) yang berfungsi sebagai pusat pengendali berbagai sistem operasional.
Menurut dia, modernisasi tersebut menggantikan sebagian mekanisme manual menjadi sistem yang lebih terotomasi dengan dukungan aktuator pneumatik sehingga pengoperasian kapal menjadi lebih efisien dan mudah dalam perawatan.
"Peningkatan ini diharapkan mampu mendukung keandalan kapal sekaligus meningkatkan kemudahan perawatan sepanjang siklus operasinya," kata Diana saat menerima kunjungan Komisaris Utama PT PELNI Soenarko Gatie Atmodjo dan Direktur Utama PT PELNI Budi Setyawan Wijaya di PT PAL Indonesia.
KM Umsini merupakan kapal penumpang milik PT PELNI berkapasitas sekitar 2.000 penumpang. Kapal tersebut tidak lagi beroperasi setelah mengalami kebakaran pada 2024.
PT PAL kemudian dipercaya menangani proses revitalisasi melalui pekerjaan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) untuk mengembalikan kapal ke kondisi operasional dengan standar keselamatan dan keandalan yang optimal.
Diana menjelaskan perbaikan KM Umsini memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena tim harus melakukan asesmen menyeluruh, merekonstruksi berbagai sistem kapal, hingga melaksanakan serangkaian pengujian sebelum kapal dinyatakan layak beroperasi.
Meski menghadapi tantangan teknis, PT PAL terus mempercepat penyelesaian proyek melalui transformasi proses kerja dan kolaborasi lintas disiplin tanpa mengurangi standar kualitas.
"Bagi PT PAL, setiap tahapan perbaikan mengedepankan aspek keselamatan, keandalan, dan kenyamanan sehingga saat KM Umsini kembali berlayar, masyarakat dapat menikmati moda transportasi antarpulau yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan pelayaran," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT PELNI, Budi Setyawan Wijaya, mengapresiasi kinerja PT PAL dalam merevitalisasi KM Umsini. Menurut dia, PT PAL bukan hanya mitra kerja, tetapi juga mitra strategis yang menjadi bagian penting dalam mendukung operasional armada PELNI.
"Kami berharap peran PT PAL sebagai backbone industri perkapalan nasional terus diperkuat. Perbaikan KM Umsini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kerja sama jangka panjang yang berkelanjutan," kata Budi.