Perkuat Persusuan Nasional, Nestle Indonesia Terapkan Sistem Peternakan Closed-Barn

Peternakan sapi perah mitra Nestle Indonesia di Pasuruan dengan sistem Closed Barn.
Sumber :
  • Rahmat Fajar

Pasuruan, VIVA Jatim-Nestlé Indonesia telah mengimplementasikan Closed-Barn sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan sektor persusuan di Indonesia. Dan Nestle Indonesia terus menjalin kemitraan yang baik dengan para peternak, di antaranya di Pasuruan.

img_title Nestle Indonesia Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan dalam Pengelolaan Kemasan

Implementasi Closed-Barn atau sistem kandang semi tertutup dirancang untuk menciptakan lingkungan peternakan yang lebih nyaman dan terkontrol bagi sapi perah. Sistem ini membantu mengurangi heat stress, menjaga kualitas udara di dalam kandang, serta mendukung kesehatan dan kesejahteraan ternak sehingga mampu meningkatkan produktivitas susu.

Sejak diperkenalkan pada tahun 2023, Nestlé Indonesia telah mendukung pembangunan lebih dari 50 Closed Barn di enam wilayah Jawa Timur, yaitu Malang, Pasuruan, Probolinggo, Ponorogo, Jombang, dan Blitar.

img_title Nestlé Indonesia Telah Jalin Kemitraan dengan Belasan Ribu Peternak Sapi Perah Rakyat di Jatim

Corporate Affairs Director Nestlé Indonesia Fajar Dewantara, mengatakan, perusahaan tetap berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas susu segar sekaligus membantu memperkuat sektor persusuan nasional.

Seiring berkembangnya kebutuhan peternak dan sektor persusuan, katanya, dukungan yang diberikan juga terus berkembang. Mulai dari pendampingan peternak bersama dengan tim Milk Procurement & Dairy Development (MPDD), penguatan kapasitas koperasi, akses terhadap teknologi, hingga berbagai inovasi yang membantu peternak meningkatkan performa usahanya secara berkelanjutan.

img_title Tangkap Potensi Susu Perah, Mas Dhito Sambut Investor Kembangkan Peternakan Sapi di Kediri

"Hari ini, komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan Closed-Barn dan penyerahan sapi perah impor. Kedua inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mendukung modernisasi peternakan, meningkatkan produktivitas dan kualitas susu segar, serta memperkuat daya saing sektor persusuan Indonesia di masa depan," jelasnya dalam Inagurasi Closed-Barn dan Serah Terima 90 Sapi Perah, di KUD Dadi Jaya Purwodadi, Pasuruan, Selasa, 21 Juli 2026.

Berdasarkan pelaksanaannya di lapangan, penerapan sistem ini mampu meningkatkan produktivitas susu hingga lebih dari 20 persen.

Sustainable Agri Advisor Nestlé Indonesia Syahrudi, menjelaskan, salah satu tantangan utama peternakan sapi perah di Indonesia adalah menjaga kesehatan dan produktivitas ternak di tengah kondisi iklim tropis yang panas dan lembap. Closed-Barn dirancang untuk menciptakan lingkungan kandang yang lebih nyaman melalui pengaturan suhu, kelembapan, dan sirkulasi udara yang optimal.

Menurutnya, dengan dukungan cooling pad dan exhaust fan, sistem ini membantu mengurangi heat stress serta menjaga kualitas udara di dalam kandang sehingga sapi memiliki pola makan, konsumsi air, dan waktu istirahat yang lebih baik.

Halaman Selanjutnya
img_title