Jakamitra Siapkan i-Sentra Lamongan Jadi Penggerak Asta Cita
- Istimewa
Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional pelaku industri, tetapi juga mendukung pembangunan rendah karbon dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Ia menyebut keberadaan sumber daya manusia tersebut menjadi salah satu faktor pendukung pengembangan ekosistem industri yang menghubungkan sektor hulu hingga hilir.
Benjamin mengatakan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.
Dalam pengembangannya, i-Sentra @Lamongan juga diposisikan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi regional melalui pembentukan klaster industri. Kawasan tersebut didukung potensi lebih dari 650 ribu tenaga kerja terampil dan semi-terampil di wilayah Lamongan dan Surabaya.
“Kami percaya bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan menjadi kunci dalam mempercepat transformasi ekonomi Indonesia. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, i-Sentra @Lamongan siap memberikan kontribusi nyata melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, penguatan industri pengolahan, serta peningkatan daya saing ekspor Indonesia,” tandasnya.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy sebelumnya menegaskan seluruh proyek prioritas nasional harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 sebagai landasan pembangunan Indonesia.
Menurut Rachmat, Proyek Strategis Nasional harus mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan pemerataan pembangunan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
"Sejalan dengan arahan Presiden, pembangunan juga diarahkan untuk memperkuat sektor-sektor fundamental, termasuk ketahanan pangan dan penyediaan air bersih," tutupnya.