Mengapa Mengecek Asal Sumber Susu dalam Sebuah Produk Susu Formula Anak Penting? Ini Penjelasan Dokter Spesialis Anak
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim-Dalam memilih susu formula anak, penting bagi orang tua bukan hanya memperhatikan klaim label kemasan dan kandungannya, namun juga harus mengecek dari mana sumber susu itu berasal. Pasalnya, kualitas susu formula tidak hanya berkaitan dengan kandungan yang terlihat pada label, tetapi juga dimulai sejak dari sumber susunya.
Kondisi peternakan, kesehatan dan pakan sapi, proses pemerahan dan pengangkutan, hingga bagaimana susu diolah dan dikendalikan kualitasnya menjadi bagian dari perjalanan yang perlu diperhatikan. Dengan memahami perjalanan tersebut, orang tua dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai susu formula yang dipilih untuk anak.
Dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang dan pediatri sosial, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), menjelaskan bahwa orang tua perlu melihat susu formula anak secara lebih menyeluruh, tidak hanya berdasarkan klaim yang ditampilkan pada label kemasan. Ia melihat, saat memilih susu formula, orang tua umumnya hanya memperhatikan klaim pada label kemasan dan kandungan yang terdapat di dalam produk.
Ia menambahkan informasi mengenai label dan kandungan pada susu tentu penting, tetapi kualitas suatu produk sebaiknya juga dipahami dari transparansi sumber bahan bakunya, bagaimana susu diproses, serta bagaimana kualitasnya dikendalikan pada setiap tahap.
"Pengelolaan sumber bahan baku dan proses produksi yang terintegrasi juga berperan dalam menjaga kualitas dan keamanan produk secara konsisten sejak dari sumbernya hingga menjadi produk akhir. Dengan informasi yang lebih lengkap, orang tua dapat membuat pilihan secara lebih terinformasi untuk anak,” ujar Prof. Rini.
Mengapa Sumber dan Perjalanan Susu Perlu Diperhatikan?
Menurut Prof Rini, kualitas susu formula anak dimulai dari kualitas sumber susu yang digunakan. Kondisi lingkungan peternakan, kesehatan sapi, kualitas pakan, serta konsistensi pengelolaan di setiap tahap berperan dalam menjaga kualitas bahan baku susu.
Karena itu, ekosistem produksi yang terintegrasi menjadi penting. Pengelolaan yang terhubung mulai dari peternakan, pengumpulan susu, fasilitas produksi, hingga pengendalian mutu memungkinkan standar kualitas diterapkan secara lebih konsisten di setiap tahapan.