Dirut Petrokimia Gresik Bahas Talenta dan Industri Hijau di New York

Dirut Petrokimia Gresik, Daconi Khotob saat diskusi industri hijau di New York
Sumber :
  • VIVA Jatim

Gresik, VIVA Jatim – Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Daconi Khotob mendorong penguatan kompetensi talenta Indonesia untuk menghadapi perubahan kebutuhan tenaga kerja akibat transformasi industri menuju ekonomi hijau.

img_title Truk Tangki Bermuatan Bahan Baku Sabun Terguling di Gresik Bikin Tiga Pengendara Luka

Hal itu disampaikan Daconi saat menjadi pembicara dalam forum Global Talent for Sustainable Development di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York, Amerika Serikat.

Forum tersebut mempertemukan diaspora Indonesia, mahasiswa, pemimpin bisnis, praktisi keberlanjutan, dan inovator untuk membahas kesiapan talenta menghadapi perkembangan industri hijau dan pertumbuhan green jobs.

img_title Ketika Pemeran Rambut Sewu Jumpa Penggemar di Gressmall

“Transformasi menuju ekonomi hijau pada dasarnya juga merupakan transformasi tenaga kerja. Investasi pada teknologi harus berjalan bersama dengan investasi pada manusia,” ujarnya, Senin, 28 September 2026.

Menurutnya, perkembangan industri rendah karbon akan mengubah kebutuhan kompetensi tenaga kerja. Engineer dan operator, misalnya, tidak hanya membutuhkan kemampuan terkait keandalan dan kapasitas produksi, tetapi juga perlu memahami efisiensi energi, energi terbarukan, manajemen karbon, dan teknologi rendah karbon.

img_title Pemancing Tenggelam di Sungai Kalimireng Gresik Ditemukan 200 meter dari TKP

“Engineer tetap engineer, agronom tetap agronom, dan akuntan tetap akuntan. Tetapi teknologi yang mereka gunakan, kompetensi yang mereka butuhkan, dan ukuran keberhasilan pekerjaannya akan berubah,” kata Daconi.

Daconi mengatakan penguatan kompetensi dapat dilakukan melalui reskilling, upskilling, pengalaman industri, serta kolaborasi lintas disiplin. Ia juga mendorong talenta Indonesia yang sedang belajar dan bekerja di luar negeri untuk membawa pengetahuan dan pengalaman mereka ke Indonesia.

“Kami berharap talenta-talenta terbaik Indonesia yang saat ini belajar maupun berkarya di luar negeri dapat membawa kembali pengetahuan dan pengalamannya untuk berkontribusi bagi Indonesia,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Daconi juga memaparkan transformasi industri yang dilakukan Petrokimia Gresik. Perusahaan meningkatkan efisiensi dan menurunkan intensitas karbon dalam proses produksi, sekaligus mengembangkan inovasi untuk mendukung produktivitas dan kesehatan tanah di sektor pertanian.

Salah satunya melalui GladiAgro: Next-Gen SoimRevival yang menggunakan Petro Gladiator, dekomposer berbasis mikroba untuk mempercepat penguraian limbah pertanian dan bahan organik menjadi nutrisi organik.

Petrokimia Gresik mencatat pengujian terhadap 40.282 sampel tanah di 27 provinsi sejak 2016 menunjukkan 91,9 persen sampel memiliki kandungan karbon organik rendah.

Halaman Selanjutnya
img_title