Tinjau Lokasi Banjir di Sidoarjo, DPRD Jatim Minta Normalisasi Sungai Segera Dilakukan
- Viva Jatim/A Toriq A
Sidoarjo, VIVA Jatim – Anggota DPRD Jatim bersama BPBD Jatim mendatangi lokasi banjir yang melanda beberapa wilayah di Sidoarjo, seperti yang terjadi di di Kecamatan Tulangan, Krian, Taman dan Tanggulangin.
Anggota DPRD Jatim dari dapil II Sidoarjo Adam Rusydi mengatakan, terjadinya banjir disebabkan pendangkalan sungai sehingga tidak cukup menampung debit air yang tinggi.
"Kami minta, Dinas Pengairan, bersama BPBD, BBWS dan pemerintah desa untuk berkolaborasi agar sungai ini segera dilakukan normalisasi," kata Adam Rusydi, Kamis 27 Februari 2025.
Hal yang sama juga dikatakan anggota Komisi E dr Benjamin Kristianto. Menurutnya, penanganan banjir harus dilakukan secara komprehensif, karena banyak faktor mengakibatkan banjir terjadi.
Pihaknya meyakini, banjir terjadi karena luapan dari sungai kawasan sungai pinggiran desa yang berbatasan dengan Desa Durungbeduk Kecamatan Candi.
"Karena penanganan banjir ini memang harus komprehensif. Sungainya perlu dinormalisasi, warganya juga harus dibantu. Apalagi ada yang terkena stroke," ujarnya.
Ia mengatakan, pihak BPBD sudah mengkomunikasikan akan melakukan penanganan baik jangka pendek dan jangka panjang menangani banjir. Termasuk bantuan keperluan sehari-hari termasuk mengirimkan toilet portabel, demi mengganti toilet warga yang tidak dapat dipakai.
Tidak hanya melakukan peninjauan, terlihat di lapangan DPRD dan BPBD Jatim menyerahkan bantuan bantuan logistik kepada warga terdampak, berupa, makanan siap saji sebanyak 55 dus, lauk pauk 55 dus, Tambah gizi 55 dus, biskuit klepon 24 dus dan terpal sebanyak 100 lembar.
Di Kecamatan Krian tim BPBD menyiapkan bersama warga mendirikan tenda pengungsi untuk dapur umum warga. Mereka juga telah mengirimkan 2 unit pompa untuk menyedot dan membuang genangan banjir ke sungai setempat.
Di tempat ini, Tim BPBD Jatim juga menyerahkan bantuan logistik untuk kebutuhan pengungsi dan warga terdampak, berupa, makanan siap saji sebanyak 25 dus, lauk pauk 25 dus dan makanan tambah gizi sebanyak 25 Dus.
Sementara, di wilayah Tanggulangin, Tim BPBD Jatim bersama BPBD Sidoarjo juga telah mengaktifkan mobil pompa guna percepatan penanganan banjir di area terdampak.