Pemberangkatan Calon Jamaah Haji 2025 Kloter Pertama Akan Dilepas Presiden Prabowo
- Istimewa
Jakarta, VIVA Jatim –Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengumumkan bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan melepas pemberangkatan calon jamaah haji kloter pertama pada 2 Mei 2025.
Menag Nasaruddin berharap Presiden Prabowo dapat menyempatkan waktu untuk hadir pada acara pelepasan yang akan dilakukan di Embarkasi Jakarta.
"Mudah-mudahan ada waktunya Bapak Presiden (Prabowo Subianto) untuk melepas rombongan jamaah pada tanggal 2 (Mei 2025). Insya Allah, beliau akan melepas sendiri rombongan jamaah," jelas Nasaruddin saat membuka Manasik Haji Nasional yang dilaksanakan pada hari Minggu lalu di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Menurutnya, Presiden Prabowo memberikan perhatian besar terhadap penyelenggaraan haji, yang menjadi semangat tambahan bagi Kemenag dan jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik.
Lebih lanjut, Menag Nasaruddin mengungkapkan bahwa mulai tahun depan, penyelenggaraan haji diperkirakan akan beralih ke Badan Penyelenggara Haji (BPH). "
Kami akan mewariskan Buku Besar Haji yang belum pernah ada sebelumnya. Buku Besar Haji ini akan mencakup seluruh aspek penyelenggaraan haji, dari A sampai Z, agar siapa pun yang melaksanakan penyelenggaraan haji di masa depan bisa membuka dan mengikuti petunjuk di dalamnya," kata Menag.
Nasaruddin juga mengungkapkan bahwa Haji 2025 berpotensi menjadi haji akbar, dengan puncak wukuf di Arafah kemungkinan besar jatuh pada Jumat, 9 Dzulhijjah atau 6 Juni 2025.
"Insya Allah tahun ini adalah haji akbar. Pahalanya 70 kali lebih besar dibandingkan haji biasa," ujarnya.
Menag Nasaruddin mengajak seluruh jamaah haji untuk menyambut momen langka ini dengan niat yang tulus dan hati yang ikhlas. Ia menekankan bahwa makbulnya haji diukur saat berada di Tanah Suci, namun mabrurnya haji akan terlihat setelah pulang ke tanah air.
"Haji mabrur tidak ada balasannya kecuali surga. Setelah pulang dari Tanah Suci, seseorang akan kembali bersih seperti bayi yang baru lahir. Semakin jauh dari dosa dan maksiat, semakin nyata ibadah sosialnya, dan ia akan dibanggakan oleh Allah di hadapan malaikat," jelas Menag.
Pemberangkatan calon jamaah haji pada 2025 akan menggunakan sistem fast track sejak kloter pertama. Jamaah hanya perlu menjalani proses imigrasi Arab Saudi langsung di Indonesia sebelum terbang ke Tanah Suci.