Kemenag Siapkan Layanan Terbaik untuk Jamaah Haji 2025 di Tanah Suci
- Humas PPIH Debarkasi Surabaya
“Dari 611 ton bumbu yang dibutuhkan, sebanyak 475 ton sudah kami penuhi dengan produk dalam negeri, sehingga peran produk Indonesia cukup signifikan dalam perhajian tahun ini,” kata Muchlis.
Makanan Siap Saji
Sehubungan dengan kondisi di Makkah yang sering kali macet saat puncak ibadah haji, Kemenag menyiapkan makanan siap saji untuk didistribusikan lebih awal. Makanan ini akan siap disajikan pada rentang waktu 7 hingga 15 Zulhijjah.
“Makanan siap saji ini akan diproduksi di dalam negeri. Kami telah menerima 2,4 juta paket makanan siap saji, termasuk rendang, opor, dan hidangan lainnya,” imbuhnya.
Layanan Puncak Ibadah Haji
Pada masa puncak ibadah haji, dari 8 hingga 13 Zulhijah, Kemenag untuk pertama kalinya bekerja sama dengan delapan perusahaan katering untuk menyiapkan layanan bagi 203.320 jamaah haji Indonesia.
“Delapan perusahaan ini akan melayani jamaah haji mulai dari kedatangan, selama berada di Tanah Suci, hingga kepulangan, termasuk di masa puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” tutup Muchlis.