Bupati Dhito Titip Doa ke CJH: Kediri Jadi Kabupaten Ayem-Tentrem
- Madchan Jazuli/Viva Jatim
Kediri, VIVA Jatim – Kelompok terbang (kloter) 5 calon jemaah haji (CJH) asal Kediri sudah berangkat. Bupati Hanindhito Himawan Pramana melepas langsung keberangkatan berkesempatan menyapa sekaligus meminta doa kepada CJH.
Bertempat di Halaman Kantor Pemkab Kediri, Mas Dhito sapaan akrabnya ini langsung menghampiri bus yang berjajar di halaman belakang Pemkab Kediri. Di dalam bus, Mas Dhito menyapa para calon jamaah haji yang sudah siap diberangkatkan.
Selain berpesan supaya jemaah haji untuk menjaga kesehatan selama di tanah suci dan selalu berkomunikasi dengan petugas pendamping haji. Juga menitipkan doa untuk CJH asal Bumi Panjalu ini.
"Saya juga titip doanya untuk kabupaten Kediri supaya tetap menjadi kabupaten yang ayem tentrem gemah ripah loh jinawi," pinta Mas Dhito, diterima VIVA Jatim, Sabtu, 3 Mei 2025.
Dikatakan Mas Dhito, calon jemaah haji dari Kabupaten Kediri yang diberangkatkan ada sejumlah 752 jamaah yang terbagi dalam kloter 5 dan 6. Sementara, masing-masing kloter sebanyak 376 jamaah haji.
Bupati yang hobi bervespa ini menerangkan pemberangkatan berikutnya akan dilakukan pada 14 Mei, mendatang. Pemkab Kediri menaruh harapan supaya mematuhi peraturan serta berkomunikasi dengan lendampingan dan pelatihan bila mengalami kendala saat di tanah suci.
"Kita doakan semua jemaah berangkat dalam keadaan sehat. Sekaligus pulang dalam kondisi sehat tidak ada kemdaamam2m sesuatu apapun," paparnya.
Kedatangan Mas Dhito di dalam bus para calon jamaah haji itu pun membawa kebahagiaan tersendiri. Pasalnya, CJH bisa langsung bertegur sapa dengan orang nomor satu di kabupaten Kediri ini.
Salah satu jamaah asal Dusun Dlopo, Karangrejo, Ngasem, Peni mengatakan cukup senang bertemu dengan Bupati Kediri. Pun juga saat pemberian oleh-oleh dari Kediri untuk dibawa ke tanah suci.
"Seneng (bahagia) terima kasih terimakasih sudah diberi sambel tumpang, sambel pecel)," ucap Peni,
Sebagai informasi, pemberian bekal sambel pecel kepada calon jamaah haji ini memang menjadi rutinitas tahunan yang disediakan oleh pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Mas Dhito.
Harapannya, bekal sambel pecel yang diberikan dapat mengobati rasa kangen calon jamaah haji terhadap makanan khas dari Kabupaten Kediri.