GP Ansor Bringin Latih Pengusaha Fashion hingga Kriya di Kediri Naik Kelas

Pamflet Pelatihan UMKM Ansor Bringin, Kediri.
Sumber :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

Kediri, VIVA Jatim –Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bringin, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri, berkomitmen menumbuhkan pengusaha-pengusaha mikro yang kompeten.

img_title Gus Fiqi soal Polemik PAN Vs Ansor Jatim: Ingat, Jaga Sejarah dan Transparansi

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyelenggarakan Pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner, fesyen, hingga kriya.

Ketua PR GP Ansor Bringin, Muhammad Dimas menerangkan bahwa untuk acara besok Ahad, 4 Mei 2025 merupakan program ranting sebagai upaya meningkatkan kualitas pengusaha.

img_title Ansor Jatim Sentil PAN: Jangan Jualan Nahdliyin demi Suara Politik

"Kita mengadakan sebuah pelatihan UMKM yang mana pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan keahlian usaha mikro yang ada di wilayah," ujar Muhammad Dimas, Sabtu, 3 Mei 2025.

Dimas mengaku fokus pelatihan ini akan berfokus untuk orang yang memiliki usaha mikro. Minimal sudah berjalan 6 bulan, namun tidak menutup kemungkinan peserta yang terbilang ingin membuka usaha juga diperbolehkan.

img_title Toco Edukasi UMKM Surabaya Kembangkan Usaha Lewat Digitalisasi

"Termasuk bagi kader Ansor yang ingin membuka usaha pun juga kader Fatayat bisa. Fokus kita awal UMKM pengusaha mikro," ulasnya.

Dirinya mengaku pelatihan tersebut gratis. Lalu, kuota untuk peserta hanya sekitar 30, karena ingin lebih memaksimalkan selama pelatihan lebih mengena dan bisa diterapkan oleh peserta.

"Jumlah 30 peserta targetnya, tapi tidak menutup kemungkinan mengadakan lagi. Sebav akan mengadakan pengusaha yang sudah bisa dikatakan di wilayah sini besar," bebernya.

Perihal output yang diinginkan atau tindaklanjut dari pelatihan ini, Pimpinan Ranting GP Ansor Bringin dapat membantu pengusaha UMKM untuk meningkatkan kelas.  Seperti kemandirian dan kesejahteraan mereka untuk memasarkan produk unggul.

"Serta meningkatkan kesadaran akan kepentingan dan meningkatkan akan inovasi dan kreatifitas," jelasnya.

Untuk saat ini, Dimas menambahkan masih membuka dan mengundang menawarkan dari Banom NU lain. Akan tetapi masih fokus ke ranting, belum ke luar ranting.

Fasilitas pelatihan sertifikat e-learning, alat tulis, snack dan makan siang. Lalu, materi  yang akan diterima adalah onboarding dan e-learning. Selanjutnya copywritting, dan foto produk, serta menghitung harga pokok produksi (HPP) untuk usaha.

Sementara untuk lokasi pelatihan tersebut akan ditempatkan di RA Kusuma Mulia Dusun Bunut, Desa Bringin Kecamatan Badas Kediri.