Jemaah Haji Diimbau Patuhi Larangan Ihram demi Kesempurnaan Ibadah

Ilustrasi Haji di Mekkah
Sumber :
  • viva.co.id

Surabaya, VIVA JatimJemaah haji Indonesia yang telah tiba di Tanah Suci kembali diimbau untuk memperhatikan sejumlah larangan saat melaksanakan ibadah umrah, khususnya selama berada dalam keadaan ihram.

img_title Kloter Pertama Jemaah Haji 2026 Mendarat di Bandara Juanda

Musim haji tahun ini kembali menjadi momentum besar yang mempertemukan jutaan umat Islam dari seluruh dunia. Dalam suasana spiritual yang penuh khidmat, bimbingan dan pemahaman tata cara ibadah yang benar menjadi kunci utama agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar, khusyuk, dan diterima oleh Allah SWT.

Konsultan Haji, Prof. Aswadi, menekankan pentingnya menaati seluruh larangan selama berihram. Menurutnya, kepatuhan terhadap larangan-larangan tersebut merupakan salah satu syarat agar ibadah haji dan umrah menjadi sah, sempurna, dan memperoleh derajat haji mabrur.

img_title Jelang Puncak Ibadah, Ning Dini Serap Aspirasi Jamaah Haji Probolinggo di Makkah

“Seluruh jemaah yang sedang menunaikan ibadah haji perlu betul-betul memperhatikan larangan ihram agar ibadahnya sempurna, makbul di sisi Allah dan bermanfaat bagi sesama,” ujar Prof. Aswadi, Selasa 6 Mei 2025.

Ia mengingatkan bahwa salah satu larangan utama bagi jemaah laki-laki adalah mencabut atau mencukur rambut tubuh, termasuk rambut ketiak, hidung, kumis, dan jenggot.

img_title Bandara Juanda Berangkatkan Kloter Terakhir Calon Jemaah Haji

“Jemaah laki-laki diimbau untuk tidak memegang atau mencabut bulu hidung, ketiak, atau bagian tubuh lain. Selain itu, saat mengenakan kain ihram, meskipun cuaca panas, jangan gunakan ihram untuk menutup kepala, karena itu termasuk larangan,” tambahnya.