Mengenal Paus Leo XIV, Pemimpin Baru Gereja Katolik Dunia dari Amerika Serikat

Paus Leo XIV
Sumber :
  • Viva.co.id

Surabaya, VIVA Jatim – Umat Katolik di seluruh dunia kini memiliki pemimpin baru. Robert Prevost terpilih berdasarkan hasil konklaf yang digelar di Vatikan selama dua hari. Kardinal asal Amerika Serikat (AS) itu menggunakan nama Paus Leo XIV

img_title Sederet Fakta Menarik soal Pemilihan Paus Baru Lewat Konklaf di Vatikan

Dikutip dari VIVA, Jumat, 9 Mei 2025, terpilihnya Prevost adalah momen bersejarah karena untuk pertama kalinya seorang pria kelahiran AS jadi Paus.

Kabar gembira ini diumumkan pada Kamis malam waktu Roma. Sekitar pukul 18.08 waktu setempat, asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina, tanda bahwa para kardinal telah selesai memilih Paus baru.

img_title Meneladani Jejak Hidup Paus Fransiskus yang Inspiratif: Sederhana dan Penuh Syukur

Lebih dari satu jam kemudian, Paus Leo XIV muncul di balkon utama Basilika Santo Petrus. Dia disambut oleh tepuk tangan dan sorak sorai dari sekitar 50.000 orang yang telah berkumpul di Lapangan Santo Petrus.

Banyak umat Katolik dari berbagai negara ikut menyaksikan momen ini. Bendera-bendera dari seluruh dunia berkibar di antara kerumunan, menunjukkan bahwa pemilihan Paus ini memang dinantikan secara global.

img_title Paus Fransiskus Wafat, Jenazah akan Disemayamkan Hari Sabtu

Profil Robet Francis Prevost

Robert Prevost lahir di Chicago, Amerika Serikat, 69 tahun lalu. Dikutip dari Sky News pada Jumat, 9 Mei 2025, Prevost adalah anggota ordo religius Augustinian. Dia dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan dekat dengan umat.

Ia menghabiskan waktu bertahun-tahun sebagai misionaris di Peru, terutama di kota Chiclayo. Di sana, ia bekerja sebagai pastor, administrator gereja dan akhirnya menjadi Uskup Agung.

Tahun 2015, ia bahkan jadi warga negara Peru dan tinggal di sana sampai 2023. Saat itu, Paus Fransiskus membawanya kembali ke Roma dan mempercayakan tugas penting kepadanya, yaitu memimpin Departemen untuk Para Uskup, sebuah jabatan tinggi yang bertanggung jawab atas pemilihan uskup-uskup di seluruh dunia.

Sebagai pemimpin Departemen Uskup, Prevost ikut membawa perubahan besar. Salah satu langkah penting yang ia pimpin adalah menambahkan tiga perempuan ke dalam tim pemilih uskup, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Meski tidak sering tampil di media, beberapa pandangan Paus Leo XIV sudah diketahui. Ia setuju dengan visi Paus Fransiskus tentang perlindungan lingkungan dan membantu orang miskin serta para migran.

Halaman Selanjutnya
img_title