Polres Tulungagung Gelar Pelatihan Balon Udara Tanpa Awak: Fasilitasi Kreativitas Anak Muda

Pelatihan Balon Udara Tanpa Awak di Tulungagung.
Sumber :
  • Humas Polres Tulungagung

Tulungagung, VIVA Jatim –Untuk pertama kalinya, Polres Tulungagung menginisiasi pelatihan balon udara tanpa awak sebagai wadah kreatif bagi anak muda yang selama ini kerap membuat balon secara sembarangan dan berpotensi membahayakan orang lain. 

img_title Jambore ke-3 Bersih-bersih Masjid Diikuti Ratusan Peserta di Tulungagung

Kapolres Tulungagung Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Taat Resdi melalui Kasi Humas Polres Tulungagung Ipda Nanang Murdianto menerangkan roadshow pelatihan membuat dan menerbangkan balon mencontoh Kabupaten Wonosobo.

"Melalui pelatihan ini akan menjadi daya tarik baru bagi pecinta penerbang balon lokal maupun luar daerah dan sebagai aset budaya Kabupaten Tulungagung," ujar Ipda Nanang Murdianto, Minggu, 12 Mei 2025.

img_title Puluhan Murid SMKN 1 Tulungagung Belajar Swasembada Pangan di Gudang Bulog

Ia mengaku materi yang diberikan mulai teknik pembuatan balon artistik, aman serta menerbangkan balon udara yang sesuai aturan.

Lokasi difokuskan di lapangan Desa Notorejo, Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung, sebagai inisiator Festival Mini Balon pada Lebaran Idul Fitri 2025 kemarin. Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan warga dan komunitas.

img_title OTT Gatut Sunu Wibowo, 1 Anggota DPRD Tulungagung Dimonitor PDIP Jatim

Ipda Nanang memaparkan pelatihan ini bertujuan guna mencegah potensi gangguan keselamatan penerbangan dan bahaya kebakaran akibat penerbangan balon udara yang tidak terkendali.

Tak lupa, Polres Tulungagung mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam melestarikan budaya. Akan tetapi, tetap mewanti juga perlu memastikan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan aman, sekaligus tidak membahayakan penerbangan pesawat komersial.

"Termasuk juga bisa mengganggu jaringan listrik dan tidak menyebabkan kebakaran," paparnya.

Bukan hanya materi teori, tetapi peserta juga diajak simulasi langsung penerbangan balon udara memakai metode tali pengikat dan ketinggian maksimal yang diperbolehkan. 

Melalui pelatihan ini, Polres Tulungagung menaruh harapan supaya masyarakat tetap melestarikan budaya. Namun tidak melupakan  aspek keamanan dan keselamatan.

Polres Tulungagung berkomitmen untuk terus menggandeng komunitas dan masyarakat dalam upaya edukasi dan pembinaan agar kegiatan budaya dapat berjalan harmonis dengan peraturan yang berlaku.

Sementara untuk pemateri, pihaknya langsung meminta seniman asli Wonosobo Jawa Tengah yang sudah berpengalaman dalam membuat balon udara tanpa awak. Termasuk juga sudah berperan aktif Festival Balon Wonosobo.