Dokter Boyke Angkat Bicara soal Vasektomi untuk Penerima Bansos

Seksolog, Dokter Boyke
Sumber :
  • Viva.co.id

Surabaya, VIVA JatimGubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi selalu menjadi perhatian publik. Terlepas dari soal pro-kontra kebijakan yang Ia keluarkan, langkah Dedi selalu menyita perhatian masyarakat. Salah satunya adalah soal vasektomi bagi penerima bantuan sosial (bansos) dan beasiswa. 

img_title Marak Kepala Daerah Di-OTT KPK, Ketum MUI: Kadang Didorong Gaya Hidup Istri

Usulan tersebut pun langsung memicu reaksi pro dan kontra di kalangan masyarakat. Salah satu tanggapan keras datang dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang menyatakan bahwa vasektomi hukumnya haram, kecuali dalam kondisi darurat atau ada alasan medis yang jelas.

Dikutip dari VIVA, Selasa, 13 Mei 2025, seksolog terkenal Indonesia, Dokter Boyke Dian Nugraha, memberikan penjelasannya terkait vasektomi. Dalam sebuah video yang diunggah oleh pengacara Hotman Paris di akun Instagram-nya, Dokter Boyke menjelaskan bahwa vasektomi adalah prosedur medis yang aman dan tidak memengaruhi kenikmatan seksual pria.

img_title MUI Jatim Nilai Aksi Gus Elham Ciumi Bocah Perempuan Haram

“Jadi, vasektomi itu hanya mengikat dan memotong saluran penghubung namanya vas deferens antara testis yang menghasilkan sperma sampai tidak bisa keluar,” jelas Dokter Boyke, dikutip dari Instagram @hotmanparisofficial pada Senin, 12 Mei 2025. 

Ia juga menekankan bahwa sperma hanya menyumbang sekitar 5 persen dari total cairan ejakulasi, sehingga prosedur ini tidak akan mengubah sensasi atau kenikmatan saat berhubungan intim.

img_title Agar Pesta Pernikahan Tak Berbuah Mudarat

Menurut Dokter Boyke, prosedur vasektomi sudah umum dilakukan di berbagai negara seperti India dan China. Ia menyayangkan masih banyak masyarakat Indonesia yang belum paham soal metode ini dan terjebak dalam mitos yang menyesatkan.

“Sperma itu kan hanya 5 persen dari cairan-cairan semuanya yang dikeluarkan. Jadi, nggak ada bedanya ya dan vasektomi ini sangat dikenal di India, di China, di mana-mana,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya peran pria dalam program keluarga berencana (KB). Selama ini, menurutnya, sebagian besar beban KB masih dibebankan kepada perempuan.

“Karena apa? Kita ingin mengatakan bahwa pria juga mesti ikut andil dong dalam keluarga berencana,” tuturnya.

Reaksi publik terhadap penjelasan ini pun beragam. Banyak netizen yang mengapresiasi informasi dari Dokter Boyke karena memberi pemahaman yang benar soal vasektomi. Namun, ada pula yang menyayangkan rendahnya literasi masyarakat tentang metode KB ini.

Halaman Selanjutnya
img_title