Pemkab Lamongan Ekspor 7 Kontainer Komoditas Unggulan Ditengah Kebijakan Tarif Impor Trump
- Imron Saputra/Viva Jatim
Lamongan, VIVA Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan kembali mencatat prestasi dengan melepas ekspor berbagai komoditas unggulan ke sepuluh negara tujuan, termasuk Amerika Serikat, meskipun tengah berlangsung kebijakan tarif impor yang ketat di era Presiden Donald Trump.ekspor Lamongan
Komoditas yang diekspor berupa barang dari plastik, ikan, udang, kayu, barang dari kayu, alas kaki, perabot, penerangan rumah, makanan dan minuman, tenun ikat, dan lainnya. Barang-barang ini akan dikirim ke sepuluh negara tujuan yakni, Jepang, Cina, United States of America, Thailand, Australia, Hong Kong, Filipina, Canada, Malaysia, dan Singapura.
Barang-barang itu diangkut menggunakan 7 truk kontainer dan secara resmi dilepas oleh Bupati dan jajaran di Lamongan Sport Center, Rabu 14 Mei 2025. Kegiatan tersebut juga sebagai penanda opening ceremony Lamongan Exportiva season II.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, ekspor ini bertujuan untuk mendukung pelaku usaha untuk mampu bersaing di pasar global dan mendorong diversifikasi pasar global.
Yuhronur mengatakan, pada tahun 2024 lalu, nilai ekspor mencapai senilai 20,7 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa kita masih cukup tangguh dalam menghadapi ketidakpastian kondisi pasar global. Meski begitu, Yuhronur berharap di tahun ini bisa mempertahankan dan meningkatkan nilai ekspor.
"Hari ini kami memberangkatkanproduk dari 6 perusahaan dan 5 UMKM Lamongan menuju pasar global. Pelepasan Ekspor ini bukanlah akhir, tetapi merupakan awal dari upaya kita bersama untuk tetap eksis di pasar global," kata Yuhronur.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan Anang Taufik mengatakan, pada Expo
Exportiva season II juga akan mensosialisasikan program prioritas yang dapat dilihat langsung oleh masyarakat. Juga potensi-potensi yang dimiliki Kabupaten Lamongan bisa menarik investor.
"Jadi dari 7 perusahaan itu ada satu perusahaan yang 100 persen saranya ke Amerika ini juga perlu kita motivasi agar pangsa pasar dari luar Amerika juga bisa masuk dan para pelaku industri juga punya strategi seperti itu. Dan kalau sasarannya ke Amerika pasti berpengaruh," kata Anang.
Adapun perusahan dan UMKM yang melakukan ekspor hari ini adalah PT Bumi Menara Internusa, PT Shoetown Mustika Indonesia, PT Quality Works, PT. Citi Plumb, PT Buildyet, PT Tiga Berlian Anugrah Jaya, UMKM Koko Nono, Kirana, Soeart, Ansa, dan Paradila.