Akal Bulus Warga Mojokerto Beli Ratusan Liter Pertalite Pakai Mobil Modifikasi, Berakhir Ditangkap Polisi
- VIVA Jatim/M Luthfi Hermansyah
Mojokerto, VIVA Jatim – Ari Setiawan (41), warga Desa Purwojati, Ngoro, Mojokerto ditangkap polisi karena melakukan penyelewengan pembelian solar subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Saat beraksi, Ari memodifikasi tangki mobil Daihatsu Grand Max miliknya agar bisa membeli ratusan liter BBM jenis pertalite.
Kanit Tipidter Satreskrim Polres Mojokerto Ipda Mangasi Pether mengatakan, Ari membeli Pertalite dengan menampungnya ke tangki berukuran besar di dalam mobil jenis Daihatsu Grand Max.
Kemudian BBM dari tangki itu disalurkan ke jeriken menggunakan pompa listrik untuk selanjutnya dijual secara eceran.
“Pelaku ini memodifikasi mobil lalu membeli dengan barcode dia sendiri sampai terisi penuh,” katanya kepada wartawan, Sabtu, 17 Mei 2024.
Ari membeli Pertalite di SPBU dengan harga Rp 10.000 per liter. Setelah itu dia jual lagi seharga Rp 12.000 per liter di pom mini miliknya.
"Pelaku kemudian menjual Pertalite eceran seharga Rp 12.000 per iter," ujar Pether.
Terungkapnya kasus ini bermula laporan warga yang mencurigai aktivitas mobil Daihatsu Grand Max di Jalan Raya Desa/Kecamatan Pungging, Mojokerto pada Sabtu, 26 April 2025 sekitar pukul 05.00 WIB. Setelah menerima laporan, petugas Polsek Pungging melakukan pengintaian.
Polisi mendapati Ari tengah melakukan pengetapan Pertalite dari tangki mobil ke drum setelah membeli BBM bersubsidi ini di SPBU Pungging.
Di dalam minibusnya, polis menemukan 5 drum. 3 drum di antaranya berisi pertalite dengan total 150 liter.
“Pada hari tersebut, pelaku sudah 3 kali pengetapan. Di dalam kendaraan ada 5 drum, dua kosong dan 3 drum berisi 150 liter,” terang Pether.
Polisi mengamankan Ari beserta barang bukti. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini ia ditahan di Mapolres Mojokerto.
Pether menambahkan, Ari dijerat dengan Pasal 40 angka 9 UU RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Minyak dan Gas Bumi.
“Pelaku diduga menyalahgunakan pengangkutan dan atau niaga BBM yang disubsidi,” tandasnya