Banyak Motor Mogok gegara Banjir, Akses Jalan Nasional Trenggalek-Tulungagung Tersendat
- Madchan Jazuli/Viva Jatim
Trenggalek, VIVA Jatim –Puluhan motor pengendara lalu lintas mogok gegara nekat menerobos banjir. Tepatnya di Jalan Nasional Trenggalek-Tulungagung yang berada di Kecamatan Pogalan.
Pemuda sekitar berinisiatif untuk mengatur lalu lintas, sekaligus mendorong motor pengendara lalu lintas yang mogok di tengah jalan. Selain arus deras, juga karena ketinggian air mulai naik menyulitkan pengendara.
Salah satu pengendara, Bagus (45) menerangkan bahwa dirinya akan berangkat kerja ke Tulungagung. Ia dari Trenggalek tidak mengetahui jika di daerah sini mengalami banjir.
"Macet ini mas, kemasukan air tadi," ujar Bagus sembari melihat mesin motor matic yang ia naiki tengah mogok, Selasa, 2 Mei 2025.
Lain bagus, lain lagi pengendara motor, Dika Fergiawan yang asli Kecamatan Karangan. Ia juga mengalami motor mogok karena air banjir masuk ke mesin motor.
"Ini tadi menerjang banjir. Dari rumah mau berangkat kerja dari Karangan ke Tulungagung," beber Dika.
Ia mengaku akan menunggu sampai kering untuk mencoba menghidupkan mesin. Apabila tetap tidak bisa menyala, akan dimasukkan ke bengkel terdekat.
"Iya menunggu, tidak bisa menyala saya masukkan bengkel," tambahnya.
Dika yang bekerja di sebuah ritel ini mengatakan tidak mengetahui jika Jalan Nasional Trenggalek-Tulungagung mengalami banjir. Lalu, ia nekat untuk menerjang banjir untuk berangkat kerja.
"Tidak tahu kalau sini banjir. Jadi nekat menerjang," paparnya.
Pantauan VIVA Jatim, air banjir dari sungai melompat ke pemukiman warga Desa Bendorejo Kecamatan Pogalan. Lalu, mengalir ke arah selatan masuk Jalan Nasional Trenggalek-Tulungagung melalui jalan gang paving, sehingga cukup deras.
Sementara arus lalu lintas sengaja dibuat satu jalur. Karena di sebelah sisi utara jalan air masih setinggi 50 sampai 70 centimeter.