DPRD Jatim Nilai Pemprov Lamban Tangani Banjir di Madura
- VIVA Jatim/A Toriq A
"Kami minta Pemprov tidak hanya fokus pada wilayah perkotaan saja. Madura juga bagian dari Jawa Timur dan berhak mendapat perhatian yang serius, terutama dalam hal infrastruktur penanggulangan bencana,” ujarnya.
Pembangunan di Madura, lanjut Faizin, dilakukan tidak hanya yang berorientasi pada penanganan bencana alam, seperti banjir. Tetapi juga bisa berefek pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ia menilai bahwa ketimpangan pembangunan di Jatim masih sangat kentara, terutama di kawasan Madura. Hal ini dibuktikan bahwa angka kemiskinan di empat kabupaten di Madura berada pada kisaran 10 hingga 20%. Oleh karenanya, pembangunan di Madura harus dilakukan secara menyeluruh.
"infrastruktur pengendalian banjir bukan hanya drainase atau gorong-gorong jika mau jangka panjang, waduk juga penting untuk pengendalian banjir di musim hujan dan bermanfaat bagi petani di musim kemarau, jadi ini sekaligus menyelesaikan masalah banjir juga berorientasi pada peningkatan perekonomian masyarakat utamanya pertanian untuk ketahanan pangan,” pungkasnya.