Pemkab Mojokerto Gelontorkan Dana Rp3,9 Miliar untuk 571 Madrasah Diniyah

Penyerahan Bantuan Rp3,9 M untuk 571 Madrasah Diniyah
Sumber :
  • M Lutfi Hermansyah/Viva Jatim

Mojokerto, VIVA Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelontorkan dana Rp 3,9 miliar untuk 571 madrasah  diniyah (madin) melalui program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS). Bantuan ini diberikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Madin di Mojokerto 

img_title Mojokerto Bangun 9 Proyek Irigasi dan Bendung Rp5,45 Miliar, Airi 324,82 Hektare Sawah

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa (Gus Barra) di Gedung Olahrga (GOR) Surya Kencana Dinas Pendidikan Mojokerto, Rabu, 21 Mei 2025. Ia didampingi Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto Muttakin dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Ludfi Ariyono. 

Penerima bantuan tersebut terdiri dari 366 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dan 205 Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW). 

img_title Pemkab Kediri dan DPRD Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Gus Barra menyampaikan, program BPPDGS ini merupakan salah satu prioritas Gubernur Jawa Timur yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dasar berkualitas di sektor pendidikan dan kesehatan. Termasuk juga menjadi bagian dari komitmen 100 hari kerjanya. 

“Program ini tidak hanya memberikan dukungan kepada madrasah diniyah, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto,” ungkap Gus Barra. 

img_title Empat Bulan Diluncurkan, Aplikasi Amawabumi Tarik Minat Puluhan Penyewa Aset Pemkab Mojokerto

Ia menyebut, Rp 3,9 miliar dari dana bantuan tersebut berasal dari sharing antara APBD Provinsi Jawa Timur dan APBD Kabupaten Mojokerto. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk berinvestasi dalam pendidikan dan memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayahnya.

Bantuan ini diharapkan mampu mencegah siswa putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan diniyah. Ia mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam membangun pendidikan yang lebih baik.

"Semoga langkah ini menjadi motivasi bagi semua pelaku pendidikan untuk terus berkontribusi dalam mencerdaskan generasi bangsa," imbuhnya.