Pameran Jogja Food & Beverage Expo 2025 Hadirkan Ragam Inovasi Terpadu

Opening Ceremony Pameran Jogja Food & Beverage Expo 2025
Sumber :
  • Dokumen Krista Exhibitions

Yogyakarta, VIVA JatimPameran berskala internasional bertajuk Jogja Food & Beverage Expo 2025 menghadirkan ragam inovasi terpadu. Krista Exhibitions sebagai penyelenggara pameran ini merajut sinergi antar pelaku industri. Mulai dari makanan, minuman, teh, pengemasan hingga percetakan.

img_title Selama 9 Hari Gerakkan Ekonomi Lokal, Transaksi Petronite Fest 2026 Capai Rp14,4 miliar

Jogja Food & Beverage Expo 2025 dipusatkan di Jogja Expo Center (JEC) mulai Rabu kemarin, 21 Mei sampai Sabtu, 24 Mei 2025 mendatang. Bersamaan dengan tiga pameran lainnya, yakni Jogja Pack & Process Expo, Jogja All Tea Expo, dan Jogja Printing Expo 2025.

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan bahwa pameran tersebut merupakan langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman di wilayah Yogyakarta. Pameran diselenggarakan sebagai wadah promosi, kolaborasi, dan pengembangan bisnis meliputi makanan, minuman, kemasan, hingga teh.

img_title Manufacturing Surabaya 2026 Dorong Penguatan Ekosistem Manufaktur Timur Indonesia

”Kami berharap pameran ini dapat memperkuat potensi lokal Yogyakarta agar semakin kompetitif di pasar nasional maupun global,” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Viva Jatim, Kamis, 22 Mei 2025.

Jogja Food & Beverage Expo 2025, Jogja All Tea Expo 2025 dan Jogja Pack & Process Expo 2025 hadir sebagai platform strategis untuk menampilkan berbagai inovasi, teknologi, dan tren terkini dalam industri makanan, minuman, pengolahan, dan kemasan.

img_title Buka Pameran, Kepala Diskominfo Jatim Harap Surabaya Printing Expo 2026 Perkuat Industri Percetakan

Pameran ini menjadi titik temu antara pelaku industri di seluruh rantai pasok mulai dari produsen bahan baku, manufaktur, distributor, hingga UMKM dengan pembeli potensial, mitra dagang, dan investor dari dalam maupun luar negeri.

Pameran ini menghadirkan lebih dari 150 peserta, termasuk 40 pelaku UMKM, yang menampilkan produk-produk unggulan dari sektor makanan, minuman, kemasan, hingga percetakan. Dengan target 12.000 pengunjung, pameran ini menjadi etalase kekayaan kuliner Nusantara sekaligus ajang bertemunya inovasi industri dari berbagai penjuru dunia.

Selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhkan beragam program edukatif dan interaktif yang dirancang untuk memperkaya wawasan, mengasah keterampilan, serta membuka peluang kolaborasi bisnis lintas sektor.

Salah satu program menarik adalah Bakat Boga Challenge, sebuah kompetisi memasak hasil kolaborasi dengan Association of Culinary Professionals (ACP), yang melibatkan 50 peserta dalam meracik kreasi kuliner berbahan lokal secara inovatif dan autentik.

Halaman Selanjutnya
img_title