Menegok Aneka Inovasi Teknologi Percetakan di Jogja Printing Expo 2025

Opening Ceremony Jogja Printing Expo 2025
Sumber :
  • Dokumen Krista Exhibitions

Yogyakarta, VIVA Jatim – Pertumbuhan industri grafika di Indonesia menjadi atensi Krista Exhibitions. Sebagai langkah strategis memperkuat daya saing serta mendorong inovasi teknologi di industri percetakan, pihaknya menggelar Jogja Printing Expo 2025

img_title Buka Pameran, Kepala Diskominfo Jatim Harap Surabaya Printing Expo 2026 Perkuat Industri Percetakan

Pameran yang dipusatkan di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta berlangsung sejak Rabu kemarin, 21 hingga Sabtu 24 Mei 2025 mendatang. Selain mendorong inovasi dan daya saing, Krista Exhibitions juga berupaya mempertegas Yogyakarta sebagai Kawasan potensial di sektor pertumbuhan industry grafika. 

CEO Krista Exhibitions, Daud D Salim mengatakan hadirnya Jogja Printing Expo 2025 di Yogyakarta menjadi wujud nyata komitmen Krista Exhibitions untuk membawa industri percetakan lebih dekat dengan pelaku kreatif, UMKM, dan pasar potensial di Yogyakarta. Selain itu juga sebagai wadah menjalin koneksi, berbagi pengetahuan, dan memperkenalkan inovasi teknologi terkini. 

img_title Surabaya Printing Expo Hadir 8 Juli 2026, Dorong Transformasi Industri Grafika Nasional

”Kami percaya, kolaborasi yang terbangun di Jogja Printing Expo 2025 akan memperkuat daya saing industri percetakan nasional secara berkelanjutan,” ungkap Daud dalam keterangan tertulis yang diterima Viva Jatim, Kamis, 22 Mei 2025. 

Pameran Jogja Printing Expo 2025 ini terselenggara secara bersamaan dengan Jogja Food & Beverage Expo, Jogja Pack & Process Expo, dan Jogja All Tea Expo 2025, menciptakan sinergi antar industri yang saling terhubung mulai dari percetakan, pengemasan, makanan dan minuman, hingga sektor minuman teh. 

img_title 130 Peserta Ikut Pameran AllPack dan East Beauty Pack Expo 2026 Surabaya

”Kolaborasi ini membuka peluang bisnis baru dan memperluas jaringan usaha lintas industri yang saling mendukung,” tambahnya.

Selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung dapat mengeksplorasi berbagai teknologi terkini di dunia percetakan mulai dari digital printing, mesin cetak skala industri, teknologi finishing modern, hingga solusi berkelanjutan yang ramah lingkungan. 

Tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan inovasi, pameran ini juga berperan sebagai sarana pembelajaran dan jejaring, yang terbuka bagi pelaku usaha, UMKM, desainer grafis, penerbit, hingga institusi pendidikan. 

”Tahun ini, Jogja Printing Expo 2025 melibatkan 27 peserta, termasuk 10 UMKM, dan menargetkan hingga 12.000 pengunjung dari berbagai kalangan industri,” terangnya. 

Rangkaian pameran semakin semarak dengan hadirnya sesi-sesi seminar yang mengupas isu-isu aktual dalam industri grafika. PPGI (Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia) mengajak peserta menyelami dua topik kunci: “Prospek Bisnis Industri Berbahan Baku Kertas” dan “Prospek Bisnis Industri Kemasan”, mengulas dinamika rantai pasok serta inovasi produk dalam cetak modern yang terus berkembang. 

Halaman Selanjutnya
img_title