Khofifah Jamin Hewan Kurban Idul Adha 2025 di Jatim Bebas PMK dan LSD
- Humas Pemprov Jatim
Surabaya, VIVA Jatim – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjamin bahwa semua hewan kurban, baik sapi, kambing maupun kerbau yang berasal dari wilayahnya bebas Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit kulit berbenjol.
Khofifah mengatakan, jauh sebelum pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, pihaknya selalu berkeliling ke sentra-sentra peternak sapi, kambing maupun kerbau untuk memastikan kondisi hewan tersebut bebas penyakit sebelum dikurbankan.
"Insha Allah sapi-sapi yang kita siapkan untuk Idul Adha, sehat. Bebas PMK, bebas LSD," tegasnya di Surabaya, Kamis, 29 Mei 2025.
Tak sekedar sehat, Khofifah juga menyebut bahwa stok hewan kurban di Jawa Timur lebih dari cukup untuk memenuhi permintaan saat perayaan Idul Adha 2025 nanti. Baik permintaan yang datang dari masyarakat sendiri maupun untuk dikirim ke provinsi lain di Indonesia.
Populasi sapi potong di Jawa Timur saat ini menurutnya, tercatat hampir 500 ribu ekor. Kambing juga demikian, surplus sekitar 526 ribu ekor.
"Jadi yang mau mencari hewan kambing untuk kurban. [Kondisinya] sehat, bebas PMK, bebas LSD datanglah ke Jawa Timur, kami surplus 526 ribu ekor," lanjutnya.
Sementara untuk kerbau, Khofifah menyampaikan populasinya surplus sekitar 1.717 ekor.
Berdasar catatannya itu, ia menegaskan bila Jawa Timur memang dikenal sebagai lumbung pangan nasional dengan stok pangan yang signifikan.
"Kalau Indonesia ini akan [menuju] ketahanan pangan maka Jawa Timur sudah bersiap menuju kedaulatan pangan. Karena memang sektor pangan kita surplusnya cukup signifikan," tandas dia.