WYDII dan DPRD Jatim Gaungkan Pentingnya Kesehatan Mental Remaja
- Madchan Jazuli/Viva Jatim
"Kepeduliannya apa, punya temannya siapa dari situ mau tidak mau kita disitu sehingga orang tua harus pintar. Smart parent, mau tidak mau, sehingga itu juga sebagai literasi untuk orang tua," akuinya.
Sementara, Erma mengatakan peran pemerintah tentu menyediakan akses akses untuk kesehatan mental, sampai pada lingkup yang paling kecil. Salah satunya posyandu remaja yang sebenarnya ada.
Harus disiapkan dengan SDM yang mumpuni, sehingga menyediakan konselor tidak harus psikolog. Akan tetapi Erma mengatakan ada kader yang dilatih menjadi konselor sehingga menangkap memberikan alternatif, sebab selama ini anak-anak tidak bisa mengakses.
"Kalau punya masalah ya, dia bisa mendiagnosis sendiri, memahami sendiri mencari. Akhirnya yang instan yang sampai terburuk ya itu bunuh diri dan sebagai karena angkanya tinggi sekali," tandasnya.