Dua Pelaku Curanmor di Trenggalek Diringkus Polisi, Motor Dijual hingga Madura

Pelaku curanmor diamankan Polres Trenggalek.
Sumber :
  • Madchan Jazuli/Viva Jatim

Trenggalek, VIVA Jatim – Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 213, Kelurahan Kelutan, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, berhasil ditangkap polisi. Keduanya adalah Arifin alias Kucing (47) dan Darmawan alias Dargombes (52), yang diketahui menjual hasil curian hingga ke wilayah Sampang, Madura.

img_title Dugaan Penipuan Arisan di Trenggalek, Polisi Sebut Korban Kemungkinan Terus Bertambah

Kapolres Trenggalek, Ajun Komisaris Besar Polisi Ridwan Maliki menerangkan bahwa pelaku menggasak motor Honda Beat bernopol AG 3157 YBW milik Niken Ayu Puspitasari (23). Ia adalah seorang karyawati di Toko Fotocopy Nias.

AKBP Ridwan Maliki menjelaskan berbekal kamera CCTV yang berada di depan lokasi TKP. Polisi mengidentifikasi terduga pelaku dan berhasil meringkus di indekos yang berada di Kota Surabaya.

img_title Posyan Mudik 2026 di Trenggalek Sediakan Fasilitas Towing hingga Alat Berat

"Kita berhasil mengamankan ARF alias Kucing merupakan residivis. Motor hasil curian sudah dijual pada Kamis 29 Mei 2025. Akhirnya kita berhasil menemukan BB sepeda motor tersebut di wilayah Sampang," ujar AKBP Ridwan Maliki, Senin, 23 Juni 2025.

Dirinya menambahkan pelaku satunya adalah Darmawan alias Dargombes (52). Pelaku merupakan residivis perkara curat nasabah dan narkoba yang beralamat di Kelurahan Banyuurip, Sawahan, Kota Surabaya.

img_title Polres Trenggalek Pastikan Pelaku Kekerasan kepada Perempuan yang Viral Bukan Polisi

Kapolres Trenggalek melanjutkan sementara ini TKP yang bisa dipastikan masih berada di satu tempat Trenggalek. Namun sedang dikembangkan tersangka untuk TKP kainnya kemungkinan masih ada 

"Namun kita lakukan penyelidikan. Untuk sepeda motor hasil curian dijual sekitar 3 juta rupiah," imbuhhya.

Ditanya peran kedua pelakah curanmor, pihaknya menjelaskan bahwa peran dua orang ini bisa dilihat sesuai CCTV. Yakni pelaku memang datang ke beberapa daerah mencari target yang langsung mengambil sepeda motor di TKP.

"Memang yang bersangkutan ke beberapa kota mencari target yang bisa langsung dibawa," ulasnya.

Sementara, korban Niken Ayu Puspitasari mengatakan kejadian tersebut begitu cepat. Ia mengambil kertas fotocopy yang habis di toko kedua di toko utama. Ia sengaja tidak mencabut kunci karena dirasa sebentar.

Dirinya mulai masuk toko dan memarkirkan sepeda motor di depan toko. Lalu, mengambil kertas bufalo dimasukan di jok tidak bisa, akhirnya kembali masuk untuk mengambil plastik dan kunci masih menancap.

Halaman Selanjutnya
img_title