Kaisar Dukung Deregulasi Impor Untuk Kemudahan Pelaku Usaha

Kaisar Abu Hanifah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA Jatim-Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyatakan dukungannya atas langkah pemerintah terkait deregulasi kebijakan impor dan kemudahan berusaha.

img_title Dinas ESDM Jatim Kembangkan Sistem Perizinan yang Praktis dan Transparan

Ia mengatakan dukungan akan diberikan selama langkah tersebut memberi kemudahan bagi pelaku usaha, mendorong daya saing industri dalam negeri, dan menciptakan ekosistem yang mendukung penciptaan lapangan kerja.

"Saya mendukung kebijakan deregulasi kebijakan impor dan kemudahan berusaha dalam rangka memberi kemudahan bagi pelaku usaha, mendorong daya saing industri dalam negeri, dan menciptakan ekosistem yang mendukung penciptaan lapangan kerja," ujar Kaisar, Selasa, 1 Juli 2025.

img_title Pembukaan Kantor Representasi KSO SCISI di Surabaya untuk Perkuat Layanan Verifikasi atau Penelusuran Teknis Impor

Meski demikian, politisi muda dari Fraksi PKB ini mengingatkan bahwa pelonggaran kebijakan tersebut harus disertai dengan pemetaan sektor industri yang cermat dan menyeluruh.

Menurut Kaisar hal ini penting agar implementasi kebijakan tersebut memiliki dampak positif bagi pelaku industri, khususnya dalam pemenuhan bahan baku kebutuhan industri dalam negeri.

img_title Efisiensi Anggaran Hantam Industri Event Jatim, Pelaku Usaha Terpaksa Jual Aset

“Harus dilakukan pemetaan yang cermat dan hati-hati terkait kebutuhan bahan baku industri yang direlaksasi, agar industri dalam negeri bisa terlindungi,” tegasnya.

Legislator asal Yogyakarta itu juga mendorong agar dalam pelaksanaan deregulasi tersebut, pemerintah melibatkan pelaku industri lokal, akademisi, dan asosiasi industri untuk memastikan kebijakan yang diambil benar-benar mendukung pertumbuhan dan daya saing industri nasional.

Sebagai informasi, pada Senin 30 Juni 2025, Wakil Menteri Perindustrian RI (Wamenperin RI) Faisol Riza bersama sejumlah menteri, termasuk Menko Perekonomian, Menteri Perdagangan, Menteri Kehutanan, Wakil Menteri Keuangan dan Deputi Ekonomi Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) menggelar konferensi pers terkait deregulasi kebijakan impor dan kemudahan berusaha.