Puluhan Linmas di Mojokerto Dilatih Hadapi Situasi Darurat
- M. Lutfi Hermansyah
Mojokerto, VIVA Jatim- Polres Mojokerto menggelar pelatihan pemadaman kebakaran dan penanganan cepat respon kepada puluhan anggota Perlindungan Masyarakata (Linmas).
Pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan Linmas menghadapi situasi darurat. Pelatihan ini melibatkan petugas Damkar dan PMI Kabupaten Mojokerto. Sebanyak 60 Linmas dari perwakilan berbagai Desa dan Kelurahan di Mojokerto nampak antusias mengikuti pelatihan.
Kasat Binmas Polres Mojokerto, AKP Didit Setyawan mengatakan, pelatihan ini digelar sebagaiamana arahan Kapolres AKBP Irham Kustarto. Sebab, para anggota Linmas memiliki peran penting di masyarakat dan menjadi bagian mitra kepolisian.
“Anggota Linmas adalah mitra kepolisian yang sangat vital dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Dengan pelatihan Damkar dan PCR ini, kami berharap kemampuan Linmas dapat semakin terasah, sehingga mereka siap siaga dalam memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat saat terjadi musibah," kata Didit, Jumat, 11 Juli 2025.
Pemberian materi pelatihan Damkar meliputi pengenalan jenis-jenis api, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) yang benar, hingga teknik pemadaman api skala kecil.
Para peserta juga dilatih cara mengevakuasi korban kebarakaran dan tindakan pencegahan agar api tidak meluas.
Dalam sesi PCR, anggota Linmas dibekali pengetahuan dasar tentang penanganan respon cepat terhadap berbagai jenis bencana. Seperti banjir, tanah longsor, atau kecelakaan.
Materi PCR meliputi teknik evakuasi, pertolongan pertama pada korban, dan koordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan bencana.
Anggota Linmas Desa Sekargadung Siswanto mengungkapkan, pelatihan ini sangat bermanfaat karena menjadi bekal dirinya merespon segala situasi darurat di lingkungannya.
"Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami jadi lebih paham bagaimana bertindak jika terjadi kebakaran atau bencana lain di lingkungan kami,” ungkap Siswanto.
Polres Mojokerto berencana menggelar pelatihan serupa secara berkala. Hal ini untuk memastikan kesiapsiagaan Linmas di Kabupaten Mojokerto agar selalu optimal.