Ratusan Jemaah Ikuti Baiatan Thariqah Syadziliyah di Trenggalek
- Viva Jatim/Madchan Jazuli
Terpisah, salah satu peserta Ahmad Saifuddin asli kelahiran Trenggalek tetapi sekarang tinggal di Riau mengaku mengikuti baiatan untuk mencari sebuah ketenangan hati. Supaya dalam mengarungi kehidupan lebih berarti.
Terlebih kedua anaknya yang mondok, Saifudin memiliki keyakinan bisa menjadi wasilah atau jalan untuk mendapatkan kejernihan hati bagi sang anak.
"Alasan ikut thariqah untuk menenangkan hati dan bertambah ibadah. Terlebih anak-anak kan di pondok pesantren biar berkah," ungkap Saifuddin.
Pengamatan VIVA Jatim, sebelum proses baiatan, Mursyid Thariqah Syadziliyah asal Parakan, Temanggung Jawa Tengah, Agus M. Rikza Amiq memberikan mauidhoh hasanah.
Yang mana sebelumnya sudah mengajak seluruh jamaah untuk bermujahadah dengan Shalat Hajat, Shalat Dhuhur berjamaah. Selanjutnya beliau memberikan kaifiiyyah atau tata cara dalam melakukan wirid setiap selepas Shalat Subuh dan Shalat Maghrib.