Pergumulan Maut di Dalam Mobil Usai Berenang di Pemandian Air Panas Pasuruan

Kapolres Pasuruan merilis kasus pembunuhan.
Sumber :
  • Bidhumas Polda Jatim

Pasuruan, VIVA Jatim – Kepolisian Resor Pasuruan berhasil mengungkap temuan mayat di sebuah parit di Desa Sukodermo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Mayat laki-laki itu ternyata adalah SE (38 tahun), warga Nglames, Madiun. Ia korban pembunuhan.

img_title Puluhan Pemuda di Tuban Diserang Sekelompok Gangster Pakai Sajam

Kepala Polres Pasuruan Ajun Komisaris Besar Polisi Jazuli Dani Iriawan menjelaskan, mayat SE ditemukan tergeletak di sebuah parit di Jalan Raya Sengon-Bakalan, Desa Purwosari, pada Jumat, 18 Juli 2025. Pihaknya lantas melakukan penyelidikan hingga ditemukan bukti kuat bahwa mayat itu adalah korban pembunuhan.

Perburuan kemudian dilancarkan setelah penyidik mengetahui identitas pelaku. Hasilnya, tiga pelaku ditangkap dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ialah MI (23), AAA (18), dan LHF (25). Mereka semua adalah laki-laki yang berasal dari Kota/Kabupaten Pasuruan.

img_title Mayat di Pantai Permata Probolinggo Korban Pembunuhan, Pelaku Risih Digerayangi Korban

Dani menjelaskan, ketiga tersangka tega menghabisi nyawa korban karena kesal dan sakit hati. “Pelaku tidak terima dilecehkan oleh korban saat berada di dalam mobil usai berenang,” ujar Dani saat merilis kasus tersebut pada Selasa kemarin.

Dia menceritakan, peristiwa berdarah itu bermula ketika selepas Magrib pada Kamis, 17 Juli 2025, korban menghubungi tersangka MI dan mengajak untuk berenang di Pemandian Air Panas Kepulungan, Kecamatan Gempol. 

img_title Anak Angkat Bunuh Kubur Ayah di Kaloran Nganjuk Dipicu Persoalan Ekonomi

MI setuju dan mengajak dua temannya, AAA dan LHF. Mengendarai mobil, keempatnya kemudian berangkat menuju tempat pemandian air panas lalu berenang. Setelah puas berendam, mereka semua kemudian masuk ke dalam mobil.

Nah, di dalam mobil itulah korban diduga melecehkan tersangka MI. Kesal diperlakukan tak senonoh, MI lantas memukul korban beberapa kali. Tak terima, korban membalas dan bahkan mengambil sebilah pisau di laci mobil.

Pergumulan di dalam mobil pun terjadi. MI berhasil merebut pisau dari tangan korban, lalu dilemparkan ke temannya, AAA. Segera AAA menusukkan pisau tersebut ke leher korban satu kali. Sementara LHF membantu dan memukul korban dengan kunci mobil. 

Korban akhirnya rubuh tak berdaya. Para tersangka kemudian membuang tubuh korban dalam kondisi sekarat. “Korban diduga dibuang ke sungai tempat ia kemudian ditemukan warga dalam keadaan tidak bernyawa,” terang Dani.

Halaman Selanjutnya
img_title