Terima Penghargaan, Balai Lelang PT GSA Prediksi Lelang akan Tumbuh
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim-Perusahaan Balai Lelang PT Gray Stone Auction (GSA) meraih penghargaan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Timur atas kinerja baiknya selama periode Tahun 2024. Penghargaan ini diberikan berdasarkan beberapa indikator kinerja utama, antara lain, jumlah dan nilai lelang yang berhasil dilaksanakan.
Direktur Balai Lelang PT Gray Stone Auction, Ester Fong berterima kasih atas penghargaan ini. Mengingat perusahaannya baru mulai sebagai balai lelang di Oktober 2024 lalu.
"Dan berhasil menggelar lelang senilai Rp 98 miliar," ujar Ester disela kegiatan penyerahan penghargaan di kantor Kanwil DJKN, Jalan Dinoyo, Surabaya, Selasa, 22 Juli 2025 dalam keterangan tertulisnya.
Dengan penghargaan ini, Ester melihat potensi lelang di tahun 2025 yang akan mampu tumbuh. Ester mentargetkan GSA bisa menggelar lelang hingga Rp 200 miliar di tahun ini.
"Puji Tuhan, hingga Juni 2025 kemarin, kami sudah menggelar sekitar 20 kegiatan lelang, berupa properti dengan harga yang berkisar antara Rp 2 miliar hingga Rp 3 miliar," jelas Ester.
PT GSA merupakan balai lelang yang menyediakan jasa pra dan pasca lelang. Seperti persiapan dokumen, pemasaran objek lelang, dan pengurusan dokumen setelah lelang. Selain itu juga melakukan analisis dan observasi untuk menentukan penanganan yang paling sesuai untuk aset-aset yang akan dilelang.
Dalam penghargaan itu, Balai Lelang PT GSA berada di peringkat terbaik ketiga, setelah PT Balai Lelang Tunjungan, di peringkat terbaik kedua dan Balai Lelang PT Anugerah Lelang Indonesia, di peringkat terbaik pertama.
Selain penyerahan penghargaan, pertemuan tersebut juga diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Peran Strategis Balai Lelang dan Pejabat Lelang Kelas II dalam Mendorong Penerimaan Negara".
Kepala Kanwil DJKN Jawa Timur, Dudung Rudi Hendratna, mengatakan, melalui pelaksanaan lelang sukerala oleh Balai Lelang dengan Pejabat Lelang Kelas II, diharapkan dapat mendorong capaian kinerja lelang dan peningkatan penerimaan negara melalui PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) serta berkontribusi dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara Kanwil DJKN Jawa Timur dalam rangka menciptakan lelang yang profesional, transparan dan akuntabel," kata Dudung.