Polisi Bantu Keluarga Siswa SD di Mojokerto yang Tewas Tertabrak Dump Truk
- M Lutfi Hermansyah/Viva Jatim
Mojokerto, VIVA Jatim – Satlantas Polres Mojokerto menujukkan kepedulianya terhadap keluarga ZA (11), siswa SD di Mojokerto yang tewas tertabrak Dump Truk.
Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Galih Yasir Mubaroq telah bertakziah bersama sejumlah anggota di rumah duka siswa kelas 5 SDN Kedundung 3 itu pada Rabu, 23 Juli 2025. Kedatangan rombongan ini disambut hangat oleh keluarga mendiang AZ.
Dalam kesempat tersebut, Galih memberikan santuan sembako yang diterima langsung oleh orang tua ZA.
Ia menyampaikan, pemberian santunan ini merupakan bentuk empati Polri sekaligus upaya mengedukasi masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.
“Kegiatan sosial ini juga merupakan wujud kepedulian dan hadirnya polisi di tengah-tengah masyarakat. Kami berharap santunan ini dapat meringankan beban keluarga korban,” katanya.
Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi kepada masyarakat. Khususnya, terkait pentingnya tertib berlalu lintas demi Keamanan, kenyamanan, dan keselamatan bersama,
Galih mengimbau agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati dalam berkendara. Ia meminta pengendara mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatannya dan pengendara lain.
“Ke depan, kami terus mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama," terang Galih.
Sebelumnya diberitakan, Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Simpang Empat Sekar Putih, Kelurahan Kedundung, Magersari, Kota Mojokerto pada Rabu, 23 Juli 2025. Seorang pelajar SD berisnial ZA (11) tewas usai tertabrak dump truk Mitsubishi Canter nopol S 8084 NI.
Kecelakaan bermula ketika dump truk itu melaju dari arah timur ke barat atau dari arah Desa Kepuhanyar menuju ke Kota Mojokerto. Dump Truk tersebut dikemudikan Endrik Suroso (49) warga Desa Penompo, Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Sesampainya di simpang empat Sekarputih sekitar pukul 13.00 WIB, dump truk berbelok ke utara di Jalan Bypass arah Surabaya setelah lampu traffic light hijau. Disaat bersamaan, ZA yang mengendarai sepeda kayuh Phoenix melaju dari barat ke timur atau dari arah Jalan Empunala.
“Mitsubishi Canter berjalan dari arah timur kearah barat kemudian belok ke arah utara (arah Surabaya). Sesampai di TKP bertabrakan dengan sepeda Kayuh Merk Phoenix yang dikendarai oleh ZA yang berjalan dari arah barat kearah timur,” kata Galih.