Remaja Bonceng Tiga Kecelakaan di Kenjeran Surabaya, Penumpang Motor Tewas
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Dukuh Bulak Banteng, Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Jumat, 25 Juli 2025, dini hari. Sebuah sepeda motor Honda Beat dikendarai tiga remaja laki-laki mengalami kecelakaan hingga salah satu penumpangnya meninggal dunia di lokasi.
Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan ke Command Center pada pukul 03.48 WIB, dan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Surabaya, Tim Gerak Cepat Kedung Cowek, Posko Terpadu Kedung Cowek, Palang Merah Indonesia hingga Kepolisian Sektor Kenjeran segera dikerahkan ke lokasi.
"Laporan masuk pukul 03.48 WIB, dan petugas tiba di lokasi pukul 03.57 WIB," ucap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya Linda Novianti melalui keterangan tertulis yang dibagikan.
Berdasar keterangan tersebut, ketiga korban diketahui berasal dari kawasan Tambak Wedi, Surabaya. Pengendara motor berinisial A, usia 14 tahun, mengalami nyeri pada tangan kanan dan dalam kondisi sadar.
Lalu penumpang pertama, inisial R yang berusia 17 tahun, juga sadar namun mengalami lecet di wajah dan diduga mengalami cedera otak sedang. Sedangkan penumpang kedua, R, 16 tahun, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Linda mengatakan, petugas medis dari Tim Gerak Cepat Kedung Cowek bersama Palang Merah Indonesia dan Posko Terpadu segera memberikan penanganan awal di tempat kejadian.
Korban yang mengalami luka langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dokter Soewandhie, sementara jenazah korban meninggal dunia dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah dokter Soetomo menggunakan ambulans milik Dinas Sosial Surabaya dengan didampingi pihak keluarga.
Saat kejadian, ketiga remaja tidak membawa identitas pribadi.
"Kendaraan roda dua yang dikendarai [merek] Honda Beat dengan nomor polisi W 3435 QD," lanjut Linda.
Kendaraan nahas tersebut dikatakannya, juga telah diamankan oleh petugas kepolisian setempat.
Belum diketahui secara pasti penyebab maupun kronologi kecelakaan, namun petugas dari Kepolisian Sektor Kenjeran telah melakukan penyelidikan di lokasi. Namun dugaan awal kecelakaan terjadi, akibat hilangnya kendali lantaran kendaraan ditumpangi melebihi kapasitas.
Kejadian ini pun menambah daftar panjang kecelakaan melibatkan pengendara di bawah umur dan mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.