Survei The Republic Institute, Elektabilitas Gerindra Ungguli PKB di Jatim

Hasil Survei The Republic Institute
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Lembaga The Republic Institute merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas partai politik di Jawa Timur menjelang satu tahun pelantikan anggota DPR RI dan DPRD Provinsi, serta delapan bulan setelah selesainya Pilkada Serentak 2024. Gerindra jadi partai dengan elektabilitas tertinggi di Bumi Majapahit.

img_title Survei Parpol di Jatim Versi ARCI : Gerindra Teratas, Demokrat Bergerak Naik

Peneliti Utama The Republic Institute Sufyanto mengatakan Gerindra merupakan partai yang paling meroket di Jatim. Elektabilitas partai besutan Prabowo Subianto ini juga tertinggi.

Dalam survei tersebut, elektabilitas Partai Gerindra di angka 17,7 persen. Gerindra mengungguli PKB yang meraih angka 16,5 persen, dan PDIP 14,6 persen. Padahal, pada Pileg 2024 lalu, Gerindra berada di peringkat ke-3 di Jatim, baik level DPR RI maupun DPRD provinsi.

img_title Prabowo Terima KartaNU di Penutupan Muktamar ke-35 NU, Soroti Keanggotaan Seumur Hidup

Sufyanto membeberkan kenaikan elektabilitas Gerindra dipengaruhi oleh sejumlah variabel strategis. Salah satunya kinerja DPD Gerindra Jatim yang moncer dan aktif turun ke masyarakat.

"Kemudian banyak kader Gerindra yang berhasil memenangkan kontestasi Pilkada 2024 di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur," ujarnya dalam pemaparannya, Sabtu, 26 Juli 2025.

img_title Partai Rakyat Indonesia Dukung Program Pemerintah Prabowo dalam Pembangunan

Kemudian efek elektoral dari Presiden Prabowo Subianto masih kuat terasa, terutama pasca pelantikannya dan gebrakan awal dalam program-program pertahanan, pangan, dan bantuan sosial. Selain itu, kinerja anggota legislatif Gerindra di tingkat DPR RI dan DPRD Jatim dinilai aktif dan responsif oleh konstituen.

Sufyanto mengungkap tren penurunan dua partai besar yakni PKB dan PDIP. Kedua partai ini mengalami penurunan elektabilitas yang cukup signifikan.

"PKB, yang sebelumnya menjadi partai dominan di basis Nahdliyin Jawa Timur, mulai kehilangan daya tarik pasca kekalahan beberapa kadernya dalam Pilkada 2024 dan fragmentasi suara pesantren," jelasnya.

Elektabilitas PKB kini berada di angka 16,5 persen sedikit di bawah Gerindra. PDIP juga mengalami kemunduran elektoral ke angka 14,6 persen terutama akibat pengaruh politik nasional pasca Pemilu Presiden. Serta kekecewaan sebagian konstituen terhadap kinerja elite partai dan kegagalan memenangkan banyak kontestasi kepala daerah.

Sementara di peringkat ke-4 ada Partai Golkar. Partai Golkar bertahan di angka 9,1 persen dan relatif stabil dengan kekuatan struktural partai serta tokoh-tokoh lokal yang masih berpengaruh di beberapa kabupaten/kota.

Halaman Selanjutnya
img_title