Buntut Kerusuhan di Lapas Bojonegoro, Sejumlah Napi Dipindah Ke Nusakambangan

Ilustrasi lapas atau penjara.
Sumber :
  • Viva.co.id

Lamongan, VIVA Jatim – Sebanyak 10 narapidana yang sebelumnya sempat dititipkan di Lapas Lamongan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Mereka dipindahkan dari Lapas Bojonegoro ke Lapas Lamongan karena melakukan pelanggaran keamanan dan ketertiban.

img_title Antusias Ratusan Pengasuh Pondok Ikuti Workshop Kepesantrenan di Pesantrennya Kiai Imjaz

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lamongan, Heru Sulistyo mengatakan, warga binaan pemasyarakatan (WBP) tersebut awalnya berjumlah 12 orang yang merupakan pindahan dari Lapas Bojonegoro ke Lapas Lamongan.

Mereka dipindah karena melakukan pelanggaran keamanan dan ketertiban. Selanjutnya pihaknya meneruskan ke Lapas Kelas I Surabaya untuk proses lanjutan. 

img_title Wagub Emil Sebut 600-an Desa di Jatim Masih Susah Sinyal

Dari 12 orang itu, hasil pemeriksaan dan asesmen menyatakan 10 di antaranya memenuhi kriteria high risk dan dipindahkan ke Super Maksimum Security Nusakambangan karena tergolong berisiko tinggi.

Sedangkan untuk dua lainnya tetap ditangani sesuai hasil asesmen di Surabaya. Heru menjelaskan, pemindahan para narapidana tersebut merupakan bagian dari langkah tegas pemasyarakatan dalam menciptakan lapas yang aman, tertib, dan bersih dari berbagai pelanggaran.

img_title KI Jatim Menangkan Warga, Pemkot Diminta Buka Data SK Re-Planning

"Soal pemindahan napi merupakan bagian dari upaya pembinaan. Narapidana yang mengganggu stabilitas pembinaan harus dipindahkan ke lapas yang pengamanannya lebih ketat," kata Heru.

Heru menerangkan, pemindahan narapidana berisiko tinggi tersebut merupakan bagian dari program akselerasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas). Dari data Ditjenpas sebanyak 37 narapidana dari sejumlah unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan di Jawa Timur dipindahkan ke Nusakambangan.

"Pemindahan dipusatkan terlebih dahulu di Lapas Kelas I Surabaya (Porong) untuk mempermudah proses administrasi dan pengawalan," pungkasnya.