Warga Kediri Kini Bisa Urus Adminduk Cukup di Tingkat Desa

Pelayanan adminduk di Desa Pelem, Kabupaten Kediri.
Sumber :
  • Prokopim Pemkab Kediri

Kediri, VIVA Jatim – Kemudahan-kemudahan terus diupayakan oleh Pemerintahan Kabupaten Kediri. Kali ini warga dalam mengurus kepengurusan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) cukup di tingkat desa untuk mendapatkan akses layanan dasar.

img_title Peluang Bagi Pedagang Baru, Mas Dhito: Pasar Ngadiluwih Beroperasi 24 Jam

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kediri Wirawan. Ia mengaku ini merupakan program Gercep Sahaja yang diinisiasi melalui Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana. 

Tujuan program ini tidak lain untuk membuat layanan adminduk menjadi lebih dekat, mudah dan cepat bagi masyarakat. Untuk merealisasikan, pihaknya pun bekerjasama dengan pemerintah desa.

img_title Bupati Kediri Mas Dhito Kawal Pembangunan Museum Tahap Ketiga

"Pemerintah desa hanya menyediakan perangkat komputer atau laptop, printer, internet dan petugas pelayanan," beber Wirawan, Rabu, 6 Agustus 2025.

Dikatakannya, usai sukses di periode pertama dengan membuka titik layanan di setiap kantor kecamatan, inovasi kembali dilakukan di periode kedua. Gercep Sahaja (gerak cepat satu hari jadi) adminduk yang menjadi bagian dari 17 program prioritas Mas Dhito. 

img_title Kawal Program Strategis, Mas Dhito Beri Arahan Khusus Kepala Dinas dan Camat

Wirawan menambahkan melalui support penuh dari Mas Dhito, Dinas Dukcapil Kabupaten Kediri memberikan bimbingan teknis kepada petugas pelayanan di tiap desa, termasuk menyediakan aplikasi pelayanan. Dengan ini, desa sudah bisa melayani kepengurusan KTP, KIA, Kartu Keluarga (KK) akta kelahiran maupun akta kematian.

Pencetakan dokumen adminduk pun sudah bisa dilakukan di tingkat desa. Terkecuali untuk KTP maupun KIA yang memerlukan blangko khusus sehingga pencetakan baru bisa dilakukan di kantor kecamatan.

"Sampai saat kini, program ini sudah menyasar di 326 desa (dari total 344)," ungkapnya.

Program yang mulai berjalan di triwulan pertama pasca Mas Dhito dilantik di periode kedua ini pun diakui Wirawan mendapat antusias dari pemerintah desa. Melalui program ini pula, masyarakat tidak perlu jauh dan menunggu lama untuk kepengurusan adminduk.

"Jika data serta syarat sudah lengkap, maka pengurusan semua dokumen itu bisa satu hari sudah bisa jadi dan siap dicetak," ulasnya.

Dinas Dukcapil sendiri menurut Wirawan berupaya selalu berkoordinasi dengan dinas lain seperti Dinas Kominfo maupun Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) supaya desa yang masih memiliki kendala seperti jaringan maupun SDM segera menyusul.

Halaman Selanjutnya
img_title