SPPG Polres Tulungagung Akan Libatkan KDMP untuk Bahan Baku MBG

SPPG Polres Tulungagung
Sumber :
  • Madchan Jazuli

Tulungagung, VIVA Jatim-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Tulungagung yang berada di Desa Sambirobyong Kecamatan Sumbergempol yang baru diresmikan siap beroperasi menyuplai ribuan porsi. Bahan baku makanan akan mengambil dari hasil Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B).

img_title SPPG Jabon Mojokerto Disuspend Buntut Puluhan Pelajar Diduga Keracunan MBG Sate Ayam

Kapolres Tulungagung Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Taat Resdi bersyukur SPPG Polres Tulungagung dipilih menjadi salah satu yang paling representatif di jajaran Polda Jawa Timur. Bahkan di seluruh Indonesia.

Ia menerangkan semua proses pembangunan hingga pengoperasian SPPG dilaksanakan secara serius. Karena ini menyangkut aspek kesehatan, asupan gizi, sekaligus keamanan pangan yang dikonsumsi setiap hari oleh anak-anak sekolah dan ibu hamil dan menyusui.

img_title Penjelasan Dinkes Soal Puluhan Pelajar Mojokerto Sakit Usai Santap MBG Sate Ayam

"SPPG ini dibangun 100 persen sudah sesuai SOP, spesifikasi teknis yang ditentukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Mulai dari aspek lahan, bangunan, desain, struktur, peralatan, hingga SDM, seluruhnya memenuhi standar," ujarnya.

Polisi yang mendapat beasiswa penuh dari Pemerintah Federal Australia untuk kuliah S2 di Universitas Wollongong ini mengaku SPPG Polres Tulungagung diharapkan menjadi role model bagi lingkungan Polri maupun di luar Polri.

img_title Puluhan Pelajar di Mojokerto Sakit Usai Santap MBG Menu Sate Ayam

SPPG ini dijadwalkan beroperasi mulai 21 Agustus 2025. Namun masih menantikan penunjukan Kepala SPPG.

"SPPG Polres Tulungagung rencananya akan mulai menyuplai 3.857 porsi makanan bergizi setiap hari," imbuhnya.

AKBP Taat mengaku SPPG ini akan menyuplai 23 sekolah dari mulai TK sampai dengan SMK dengan jarak terjauh yaitu SMK Negeri 2 Tulungagung 2,5 Km waktu 7 menit. SPPG ini akan melayani hampir 300 ibu hamil, ibu menyusui dan juga balita tersebar di 2 Desa.

Untuk memastikan dampak ekonomi yang luas, pengelola SPPG akan melibatkan Primkoppol Koperasi Desa Merah Putih sebagai penyedia bahan baku utama.

"Kami juga akan menyerap bahan baku dari BUMDes yang menampung hasil Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang dicanangkan oleh Bapak Kapolri,"imbuhnya.

Dengan kolaborasi ini, SPPG tak hanya memberi manfaat pada aspek kesehatan dan gizi, tetapi juga mendukung perekonomian lokal. Hal ini selaras dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong ketahanan pangan Nasional berbasis masyarakat.

Halaman Selanjutnya
img_title