PLN Jatim Siapkan Layanan IBS Dorong Kawasan Industri Tumbuh

Ahmad Mustaqir (Kanan) dan Naresh Anchalia (Kiri)
Sumber :
  • Mokhamad Dofir

Surabaya, VIVA Jatim-PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memperkuat dukungannya terhadap pertumbuhan kawasan industri melalui layanan Integrated Business Solution (IBS). Layanan ini ditawarkan sebagai solusi terintegrasi yang menggabungkan pasokan listrik andal dengan beragam fasilitas pendukung bisnis untuk sektor industri.

img_title i-Sentra Lamongan Surga buat Investor Nasional-Global, Ini 6 Keunggulannya

General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir menjelaskan, IBS dirancang bukan hanya untuk memastikan ketersediaan energi, tetapi juga membantu industri mengoptimalkan operasionalnya.

"Kami memahami bahwa kebutuhan pelanggan industri tidak sekadar pasokan listrik andal. Melalui Integrated Business Solution, PLN Group menghadirkan paket layanan komprehensif mulai dari penyediaan infrastruktur, telekomunikasi, manajemen energi, asuransi, hingga dukungan teknis. Semua dirancang agar pelanggan dapat fokus pada pertumbuhan bisnisnya," kata Ahmad, Jumat, 15 Agustus 2025.

img_title Lewat EJIF 2026, BI Ingin Investasi Jawa Timur Terjaga

Dalam pertemuan dengan Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) sekaligus Direktur PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), Naresh Anchalia, serta manajemen PT Jatim Taman Steel, PLN memaparkan detail IBS. Yakni solusi yang memungkinkan pelanggan industri mendapatkan satu paket layanan terintegrasi tanpa harus berurusan dengan banyak penyedia layanan terpisah.

IBS mencakup beberapa komponen utama, di antaranya peningkatan kapasitas listrik sesuai kebutuhan ekspansi, penerapan energy management system untuk efisiensi energi, penyediaan layanan telekomunikasi, serta opsi asuransi dan dukungan teknis berkelanjutan. Bagi industri, model ini dinilai mampu mengurangi beban koordinasi operasional sekaligus menekan biaya jangka panjang.

img_title PLN Jatim Terapkan OMP di Bangkalan untuk Petakan Susut Listrik

Diskusi juga menyinggung peluang pemanfaatan energi terbarukan di kawasan industri. PLN menyiapkan pengoperasian PLTS Atap XINYI Glass Indonesia sebesar 11,40 MWp dan rencana pembangunan PLTS Terapung di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) yang dikelola BKMS. Kedua proyek ini akan diintegrasikan ke dalam paket IBS untuk mendukung target transisi energi.

Ahmad menyebutkan, penerapan IBS di kawasan industri seperti JIIPE akan memperkuat daya saing ekonomi Jawa Timur. Pasalnya, kawasan ini menjadi magnet investasi dan pusat produksi yang memasok industri otomotif dan alat berat di ASEAN.

Menurutnya, layanan IBS bukan hanya strategi bisnis, tetapi juga instrumen pembangunan ekonomi. Dengan sistem layanan satu pintu, perusahaan industri dapat mempercepat ekspansi, meminimalkan risiko teknis, dan memanfaatkan energi yang lebih efisien.

Halaman Selanjutnya
img_title